USD Tak Berkutik di Depan Yen, Rupiah Ditutup Makin Semringah

Rabu, 04 Oktober 2017 - 17:10 WIB
USD Tak Berkutik di...
USD Tak Berkutik di Depan Yen, Rupiah Ditutup Makin Semringah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan hari ini jauh membaik dibanding penutupan perdagangan kemarin. Kondisi mata uang garuda sore ini terjadi saat USD keok lawan yen dan euro.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.477/USD atau jauh membaik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.542/USD. Rupiah berada pada kisaran level Rp13.459-Rp13.515/USD.

Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah bertengger di posisi Rp13.475/USD. Rupiah terlihat lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.540/USD dengan kisaran harian Rp13.455-Rp13.540/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.472/USD atau juah lebih baik dibanding penutupan kemarin di level Rp13.555/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.489/USD. Posisi tersebut jauh labih baik dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp13.582/USD.

Seperti dilansir Reuters hari ini, USD menjauh dari level tertingginya dalam tujuh pekan, di tengah spekulasi bahwa pilihan Presiden AS Donald Trump untuk mengisi kepala Federal Reserve menggantikan Janet Yellen.

Greenback telah mencapai titik tertinggi sejak pertengahan Agustus terhadap beberapa mata uang utama, didorong oleh data ekonomi yang lebih kuat, serta ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang lain pada akhir tahun dan kebangkitan dari apa yang disebut "Trumpflation Trade".

Indeks USD tergelincir 0,2% menjadi 93,437, dari level tertingginya dalam tujuh pekan di posisi 93,92 pada Selasa menyusul data manufaktur AS yang kuat.

"Dolar baru-baru ini menguat pada ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada Desember dan harapan pemotongan pajak, namun pasar telah menyelesaikan penetapan suku bunga dalam semua berita positif," kata Shinichiro Kadota, suku bunga senior dan ahli strategi FX di Barclays.

"Kenaikan suku bunga Desember sudah diperhitungkan saat kita harus melihat apakah ada kesepakatan perpajakan yang akan terjadi," tambahnya.

Euro terhadap USD naik 0,2% ke level 1,1762 dan di bawah level terendahnya dalam 1,5 bulan di hari libur di posisi 1,169. USD juga tercatat melemah terhadap yen sebesar 0,3% ke level 112,55.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
3 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
3 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
4 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved