Rupiah Mixed Saat USD Kembali Kalahkan Yen dan Euro

Kamis, 05 Oktober 2017 - 10:23 WIB
Rupiah Mixed Saat USD...
Rupiah Mixed Saat USD Kembali Kalahkan Yen dan Euro
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan pagi ini terlihat mixed (variatif) dari penutupan kemarin. Kondisi rupiah tersebut di tengah USD yang menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Data Yahoo Finance, rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini dibuka di level Rp13.475/USD atau mendatar dari posisi penutupan kemarin meski pada pukul 10,10 WIB bergerak melemah ke level Rp13.478/USD dengan kisaran level Rp13.473-Rp13.483/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.478/USD atau melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.472/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka pada level Rp13.479/USD atau melemah tipis dari posisi kemarin di level Rp13.477/USD. Namun, pada pukul 10.02 WIB terus bergerak loyo ke level Rp13.483/USD dengan kisaran level Rp13.464-Rp13.485/USD.

Sementara, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka membaik ke level Rp13.483/USD dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp13.489/USD.

Seperti dilansir Reuters USD menguat terhadap beberapa mata uang asing pada hari ini setelah data ekonomi AS positif meskipun imbal hasil Treasury menurunkan kenaikan greenback.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,05% menjadi 93,512. Itu telah turun 0,1% pada hari sebelumnya karena pembicaraan kepala Federal Reserve berikutnya bisa menjadi kandidat yang kurang hawkish daripada yang diperkirakan.

Greenback berhasil merangkak naik setelah data kemarin menunjukkan pertumbuhan sektor jasa AS mencapai tercepat dalam 12 tahun pada September dan pengusaha swasta menambahkan lebih banyak pekerjaan dari perkiraan.

Indeks USD telah menutup puncak tujuh pekan 93.920 pada Selasa, ketika yield Treasury 10-tahun mencapai level tertinggi dalam tiga bulan di posisi 2,371% setelah data manufaktur AS yang kuat.

Euro terhadap USD melemah ke level USD1.1755 setelah mendapatkan kenaikan 0,1% semalam. USD terhadap yen naik tipis 0,1% ke level 112,850 setelah tergelincir ke level 112,320.

Sementara, dolar Australia terhadap USD tercatat mendatar di level 0,7861 dan dolar Selandia Baru tergelincir 0,1% ke level 0,7159 terhadap USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
5 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved