Harga Minyak Turun Lagi, Khawatir Badai Tropis Menuju Meksiko

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 09:00 WIB
Harga Minyak Turun Lagi,...
Harga Minyak Turun Lagi, Khawatir Badai Tropis Menuju Meksiko
A A A
SINGAPURA - Pasar minyak dibuka dengan hati-hati di perdagangan Asia pada hari ini, karena para pelaku pasar memantau badai tropis menuju Teluk Meksiko dan karena China tetap tutup untuk liburan umum selama sepekan.

Namun, prospek penurunan produksi minyak yang meluas dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) membantu mendukung harga.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/10/2017), harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada level USD50,73 per barel pada pukul 00.16 GMT, turun 6 sen dari penutupan terakhir mereka.

Sementara, harga minyak mentah brent sebagai patokan harga minyak internasional turun 6 sen menjadi USD56,94 per barel.

Aktivitas pasar minyak ditundukkan pada hari ini, karena liburan Golden Week yang sedang berlangsung di China serta karena para pedagang memantau badai tropis Nate, yang mengancam akan mengganggu industri minyak di Teluk Meksiko beberapa pekan setelah beberapa angin topan memukul wilayah tersebut, merobohkan banyak fasilitas produksi dan pengolahan minyak.

The Louisiana Offshore Oil Port (LOOP), salah satu fasilitas penanganan bahan bakar yang paling penting di Teluk Meksiko, mengatakan bahwa pihaknya telah menghentikan operasi sampai cuaca membaik.

Nate saat ini berada di lepas pantai Nikaragua dan menuju ke barat laut ke wilayah Teluk Meksiko yang dihuni oleh platform minyak lepas pantai yang memompa lebih dari 1,6 juta barel minyak mentah per hari (bpd), sekitar 17% dari produksi AS.

BP (BP.L) dan Chevron (CVX.N) menutup produksi di semua platform Teluk, sementara Royal Dutch Shell (RDSa.L) dan Anadarko Petroleum (APC.N) menghentikan beberapa aktivitas produksi dan pengeboran di Teluk. Exxon Mobil (XOM.N), Statoil (STL.OL) dan produsen lainnya telah menarik personil dari platform mereka.

Meski demikian, pasar tidak jauh dari tingkat penutupan mereka dari hari sebelumnya, ketika harga naik sekitar 2% pada prospek kesepakatan penurunan produksi yang diprakarsai oleh OPEC dan Rusia.

Raja Salman dari Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow kemarin untuk membahas, antara lain mengenai kebijakan minyak.

Arab Saudi tidak berjanji untuk memperpanjang kesepakatan antara OPEC, Rusia dan produsen lainnya untuk memotong pasokan namun mengatakan bahwa pihaknya "fleksibel" mengenai saran Moskow untuk memperpanjang pakta tersebut sampai akhir 2018.

"Kunjungan tersebut meningkatkan kemungkinan kesepakatan pemotongan produksi saat ini diperpanjang jika persediaan minyak mentah tetap tinggi," kata bank ANZ.

Kesepakatan untuk mengurangi produksi sekitar 1,8 juta bpd telah berlangsung sejak Januari dan saat ini akan berakhir pada akhir Maret 2018.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
3 menit yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
24 menit yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
45 menit yang lalu
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
1 jam yang lalu
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved