Susi Keluhkan Penyelundupan Bibit Lobster ke Luar Negeri

Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:53 WIB
Susi Keluhkan Penyelundupan...
Susi Keluhkan Penyelundupan Bibit Lobster ke Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluhkan masih maraknya penyelundupan bibit lobster ke luar negeri. Hingga saat ini penyelundupan lobster masih kerap terjadi Meski berkali-kali digagalkan.

"Secara keseluruhan kita berhasil membuat sumber daya laut kita meningkat tajam. Tetapi, masih ada penyelundupan bibit lobster ke luar negeri," ungkapnya saat paparan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Susi memgakui, sebesar 65% bibit lobster dunia dihasilkan di Laut Sunda. Ironisnya, banyak yang masih melakukan penangkapan untuk diselundupkan ke luar negeri, khususnya ke Vietnam.

"Sekarang tidak hanya pengepul yang ikut main, tetapi aparat yang awalnya menjaga, sekarang ikut main. Sebab, nilainya besar. Satu koper bibit lobster bisa senilai Rp1,5 miliar," ujar dia.

Susi menjelaskan, pada 2000 saat penangkapan bibit lobster di Laut Sunda dibiarkan, maka banyak negara yang melakukan penangkaran, salah satunya Vietnam. Bahkan, masih kata Susi, nilai ekspor lobster Vietnam sebesar Rp500 miliar, itu semuanya diambil dari Laut Sunda. Karena memang Vietnam tidak memiliki sumber alam lobster.

"Tahun ini saja lolos 60 juta ekor bibit lobster. Jumlah itu menjadi nilai luar biasa saat panen. Makanya, ekspor lobster Vietnam 100 kali lebih bayak dari Indonesia. Padahal, mereka tidak punya lobster," jelas Susi.

Akibatnya, hal tersebut menjadi ancaman nelayan Tanah Air dan jika dibiarkan, maka para nelayan tidak mendapatkan lobster lagi. "Satu nelayan mendapat 10 kilogram lobster sekarang susah. Padahal, satu kilonya bisa Rp1 juta. Makanya kalau 10 kilogram sama Rp10 juta," terangnya.Menteri Susi Keluhkan Penyelundupan Bibit Lobster ke Luar Negeri

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluhkan masih maraknya penyelundupan bibit lobster ke luar negeri. Hingga saat ini penyelundupan lobster masih kerap terjadi Meski berkali-kali digagalkan.

"Secara keseluruhan kita berhasil membuat sumber daya laut kita meningkat tajam. Tetapi, masih ada penyelundupan bibit lobster ke luar negeri," ungkapnya saat paparan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Susi memgakui, sebesar 65% bibit lobster dunia dihasilkan di Laut Sunda. Ironisnya, banyak yang masih melakukan penangkapan untuk diselundupkan ke luar negeri, khususnya ke Vietnam.

"Sekarang tidak hanya pengepul yang ikut main, tetapi aparat yang awalnya menjaga, sekarang ikut main. Sebab, nilainya besar. Satu koper bibit lobster bisa senilai Rp1,5 miliar," ujar dia.

Susi menjelaskan, pada 2000 saat penangkapan bibit lobster di Laut Sunda dibiarkan, maka banyak negara yang melakukan penangkaran, salah satunya Vietnam. Bahkan, masih kata Susi, nilai ekspor lobster Vietnam sebesar Rp500 miliar, itu semuanya diambil dari Laut Sunda. Karena memang Vietnam tidak memiliki sumber alam lobster.

"Tahun ini saja lolos 60 juta ekor bibit lobster. Jumlah itu menjadi nilai luar biasa saat panen. Makanya, ekspor lobster Vietnam 100 kali lebih bayak dari Indonesia. Padahal, mereka tidak punya lobster," jelas Susi.

Akibatnya, hal tersebut menjadi ancaman nelayan Tanah Air dan jika dibiarkan, maka para nelayan tidak mendapatkan lobster lagi. "Satu nelayan mendapat 10 kilogram lobster sekarang susah. Padahal, satu kilonya bisa Rp1 juta. Makanya kalau 10 kilogram sama Rp10 juta," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
5 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
36 menit yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
42 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
55 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved