PLN Riau-Kepri Investasikan Rp721 Miliar untuk PLTD

Kamis, 19 Oktober 2017 - 14:21 WIB
PLN Riau-Kepri Investasikan...
PLN Riau-Kepri Investasikan Rp721 Miliar untuk PLTD
A A A
NATUNA - PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) menginvestasikan Rp721 miliar untuk pengadaan mesin diesel yang digunakan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas total 81.300 kw (81,3 MW) di kedua provinsi tersebut.

Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Dwi Suryo Abdullah mengatakan, mesin-mesin tersebut ditempatkan di Riau sebanyak 42 unit dengan kapasitas 35.800 kw dan di Kepri 84 unit berkapasitas 45.500 kw. Investasi sebesar itu hanya untuk mesin genset, tidak termasuk infrastruktur lain seperti jaringan, panel-panel dan tangki BBM.

"Khusus di Kepri mesin genset itu digunakan untuk PLTD di pulau-pulau terluar. Tahun ini akan dioperasikan semuanya," kata dia di Natuna, kemarin.

Dia menambahkan, PLTD tersebut tersebar di beberapa pulau di kabupaten Karimun, Lingga, Anambas, Natuna, dan Bintan. Saat ini, jumlah pelanggan listrik PLN di Kepulauan Riau mencapai 235.370 pelanggan, terdiri atas Rayon Tanjungpinang Kota sebanyak 40.730 pelanggan, Rayon Bintan Center (39.459), Rayon Kijang (22.972), Rayon Tanjung Uban (18.816), Rayon Belakang Padang ( 5.361), Rayon Dabo Singkep (20.645), Rayon Tanjung Batu (20.675), Rayon Tanjung Balai Karimun (40.435), Rayon Natuna (18.309), dan Rayon Anambas (7.968).

"Kita terus menambah pasokan listrik di Kepri untuk melayani kebutuhan masyarakat. Khusus di Natuna misalnya, kita bangun PLTD Selat Lampa berkapasitas 5x1.000 kw untuk memasok listrik ke pusat industri perikanan Selat Lampa yang dikelola pemerintah pusat," ujar Agus.

Saat ini, PLTD yang dikelola oleh PLN itu sudah selesai pengerjaannya dan akan memasuki tahapan uji keandalan sebelum masuk sistem jaringan interkoneksi Ranai, Natuna. Dwi mengatakan, pasokan listrik dari PLTD Selat Lampa akan mulai dialirkan apabila pelabuhan dan pusat pengolahan perikanan di Selat Lampa mulai beroperasi penuh. Menurutnya, fasilitas perikanan dan kelautan yang dikelola pemerintah pusat tersebut akan menyerap sedikitnya 3 MW (3.000 kw).

Saat ini, pusat perikanan Selat Lampa sudah beroperasi sebagian dengan kapasitas cold storage 200 ton. Untuk sementara, pasokan listrik listriknya berasal dari genset PLN yang disewa. Ke depan, apabila listrik sudah masuk sistem Ranai, maka sepenuhnya akan menggunakan pasokan dari PLN.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
26 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved