Tingkatkan Wisatawan, Luhut Minta Jaga Kebersihan Danau Toba

Minggu, 29 Oktober 2017 - 16:27 WIB
Tingkatkan Wisatawan,...
Tingkatkan Wisatawan, Luhut Minta Jaga Kebersihan Danau Toba
A A A
JAKARTA - Danau Toba telah ditetapkan pemerintah menjadi satu dari 10 destinasi prioritas tahun ini bersama Tanjung Payang, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Kota Tua, Borobudur dan sekitar, Semeru, Mandalika, Wakatobi, Moratai, dan Labuan Bajo.

"Target jumlah wisatawan yang datang ke Sumatera Utara sebanyak satu juta per tahun, saat ini baru sekitar 300.000 per tahun. Kalau resort Sibisa selesai, saya yakin sekitar 800 ribu turis bisa kita datangkan pada tahun 2021," kata Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan dalam rilisnya, Jakarta, Minggu (29/10/2017).

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, harus diikuti dengan pengembangan infrastruktur, bandara, pelabuhan, hotel, sumber daya manusia dan kebersihan lingkungan.

Dia meminta para bupati dan masyarakat untuk menjaga kebersihan air danau dari kegiatan keramba jaring apung, limbah dari rumah tangga, perhotelan, arus transportasi, limbah pertanian, dan lainnya.

"Saya minta para bupati fokus untuk penanganan limbah. Saat ini kita sedang hitung berapa daya tampung keramba di Danau Toba dan masyarakat tidak boleh membuang limbah sembarangan, limbah ternak, pertanian, limbah hotel, limbah rumah tangga, dan lainnya,' tuturnya.

Danau Toba, lanjut Luhut, harus memiliki tempat pengolahan limbah yang layak agar kawasan ini tetap bersih. Harus ada teknologi untuk mengolah limbah dan yang sangat diperlukan yaitu komitmen bersama.

Terdapat tujuh kabupaten yang berada di sekitar Danau Toba yaitu Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Simalungun, Tapanuli Utara, Samosir dan Toba Samosir. Data Kemenpar menunjukkan jumlah wisatawan lokal yang berkunjung ke Sumatera Utara naik empat kali lipat dari semester I/2016 sebanyak 30 ribu bertambah menjadi 120 ribu pada semester I/2017.

Sementara, Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis jumlah ini akan terus bertambah. Dia juga meminta para bupati bekerja sama untuk memajukan pariwisata Danau Toba.

"Lupakan batas-batas administrasi. Lupakan wilayah. Pariwisata itu tentang proximity, kedekatan budaya dan jarak," ujar Arief.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
1 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
1 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
2 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
2 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved