Program UHC, Dewan Minta Pemkot Semarang Sediakan Ruang Kelas III

Selasa, 07 November 2017 - 02:32 WIB
Program UHC, Dewan Minta...
Program UHC, Dewan Minta Pemkot Semarang Sediakan Ruang Kelas III
A A A
SEMARANG - Program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan menyeluruh bagi warga Kota Semarang, Jawa Tengah, sangat diminati oleh masyarakat. Terbukti setiap hari, ratusan warga rela antri di Kantor Dinas Kesehatan untuk mendaftarkan diri.

Melihat tingginya antusias warga, DPRD Kota Semarang mengingatkan agar pemerintah benar-benar menyiapkan infrastruktur, khususnya untuk ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, sangat mendukung program UHC agar seluruh masyarakat Kota Semarang terjamin kesehatannya. Program UHC sendiri tidak hanya untuk warga miskin akan tetapi seluruh warga yang tidak tercover oleh BPJS Kesehatan.

Untuk diketahui, program UHC dilucurkan oleh Pemerintah Kota Semarang awal November lalu, bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Melalui program tersebut, siapapun warga Kota Semarang yang sakit dan menjalani rawat inap di ruang kelas III maka seluruh biayanya ditangung oleh pemerintah.

"Dengan begitu, pemerintah perlu memastikan apakah rumah sakit yang ada di Kota Semarang sudah bekerja sama atau belum. Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah ketersediaan ruang kelas III," katanya, Senin (6/11/2017).

Supriyadi tidak yakin seluruh rumah sakit di Kota Semarang memiliki ruang rawat inap kelas III yang cukup. Pasalnya sebelum ada program UHC, sudah banyak laporan mengenai pasien-pasien yang tidak mendapatkan kamar. "Butuh komitmen dari RS yang bekerja sama dengan Pemkot Semarang dalam program UHC terkait kesiapan infrastruktur," ujarnya.

Pihaknya tidak ingin dengan adanya program UHC justru akan semakin banyak masyarakat yang sakit terlantar di rumah sakit karena kurangnya ruang kelas III. "Selama ini alasan rumah sakit masih sama yakni alasan penuh. Apalagi dengan adanya program ini pasti akan semakin penuh," ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan semua RS di Kota Semarang yang sudah bekerja sama untuk benar-benar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, untuk warga masyarakat yang sudah tercover dan sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan, tidak ditanggung progam UHC. "Bagi mereka yang sudah memiliki keanggotaan BPJS masuk ke kelas 1, tiba-tiba mereka nunggak sekian lama kemudian ikut program UHC, itu yang enggak boleh," tegas Hendi.

Ia menambahkan, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp75 miliar untuk program tersebut. Terkait dengan ketersediaan kamar rawat inap kelas III, Hendi mengaku warga tidak perlu khawatir karena semua rumah sakit sudah bekerja sama dan siap melayani program UHC.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Iuran Kesehatan Naik,...
Iuran Kesehatan Naik, BPJS Kesehatan Terapkan Kebijakan Khusus
Gaes, Begini Cara Cek...
Gaes, Begini Cara Cek Tagihan Iuran BPJS Kesehatan Terbaru
Kenaikan Iuran BPJS...
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Seharusnya Bertahap
Atasi Defisit, DPR Minta...
Atasi Defisit, DPR Minta Tata Kelola BPJS Kesehatan Dirombak Total
Kenaikan Iuran BPJS...
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bebani Kelas Menengah, Ekonom Sebut Dilematis
Pelayanan BPJS Kesehatan...
Pelayanan BPJS Kesehatan Tetap Prima di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved