BI: Pertumbuhan Penjualan Eceran di Bulan September Melambat

Rabu, 08 November 2017 - 18:03 WIB
BI: Pertumbuhan Penjualan...
BI: Pertumbuhan Penjualan Eceran di Bulan September Melambat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan penjualan eceran pada September 2017 tetap tumbuh meskipun lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.

Hal itu tampak dari Indeks Penjualan Riil (IPR) pada September 2017 yang tumbuh 1,8% (yoy), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 2,2% (yoy) menjadi 201,2.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan, pertumbuhan penjualan ritel pada September 2017 yang melambat terjadi pada kelompok makanan dengan pertumbuhan sebesar 7,6% (yoy) atau melambat dibandingkan 7,9% (yoy) pada bulan sebelumnya.

"Sementara kelompok nonmakanan mengalami kontraksi yang semakin dalam, dari -5,9% (yoy) pada Agustus 2017 menjadi -6,2% (yoy)," katanya di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Secara regional, kontraksi pertumbuhan tahunan IPR pada September 2017 terjadi di tiga kota dengan kontraksi terdalam terjadi di Denpasar yaitu-12,6% (yoy). Pada Desember 2017, penjualan eceran diperkirakan kembali meningkat tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) tiga bulan yang naik dari 141,0 menjadi 153,1.

Sementara Maret 2018, penjualan eceran diperkirakan menurun terindikasi dari Indeks Eksepktasi Penjualan (IEP) enam bulan sebesar 136 lebih rendah dari bulan sebelumnya.

"Survei BI juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran pada Desember 2017 meningkat," jelasnya.

Indikasi tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang sebesar 148 lebih tinggi dari 145 pada bulan sebelumnya. Sedangkan Maret 2018, tekanan harga diperkirakan melambat. Hal tersebut terindikasi dari penurunan Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) enam bulan mendatang dari sebesar 162,7 menjadi 157,3.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
9 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
10 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
11 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
12 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
13 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved