IHSG Makin Nyaman di Zona Hijau, Rupiah Sesi I Masih Loyo

Senin, 13 November 2017 - 12:41 WIB
IHSG Makin Nyaman di...
IHSG Makin Nyaman di Zona Hijau, Rupiah Sesi I Masih Loyo
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini belum bergerak ke zona hijau alias masih tertahan di area merah. Kondisi ini di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang semakin menguat pada sesi I hari ini.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.551/USD atau masih memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.543/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.547-Rp13.613/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga memburuk ke level Rp13.555/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.552/USD atau lebih buruk dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.522/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.528-Rp13.557/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.555/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.314/USD.

Di sisi lain, IHSG siang ini terus bergerak menguat hingga mendapat tambahan sebesar 17,81 poin setara 0,30% ke level 6.039,64 setelah tadi pagi dibuka menguat 2,56 poin setara 0,04% ke level 6.024,38. IHSG kemarin berakhir turun ke level 6.021,83 atau melemah 20,63 poin setara dengan 0,34%.

Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas berada di zona aman dengan sektor pertambangan menguat tertinggi dengan naik 0,96% dan sektor yang melemah terdalam yaitu properti turun 0,15%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,84 miliar dengan 6,44 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar Rp114,50 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp842,99 dan aksi beli asing mencapai Rp957,50 miliar. Tercatat 166 saham naik, 118 saham turun dan 144 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
1 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
2 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
3 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
4 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
5 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
6 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved