Misbakhun Minta Dana Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 15 November 2017 - 11:42 WIB
Misbakhun Minta Dana...
Misbakhun Minta Dana Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun mengaku terus memperjuangkan dana desa agar naik dari proporsinya Rp300 juta sampai Rp1 miliar tiap desa melalui mekanisme transfer daerah. Dia pun mewanti-wanti ke mitra kerjanya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) jangan sampai salah prosedur (administrasi) dan menimbulkan masalah.

"Sebagaimana visi Nawacita Presiden Jokowi dengan membangun dari pinggiran, dan ini seiring dengan komitmen Partai Golkar dengan membangun desa," kata dia saat lawatan ke Desa Tambaksari, Purwodadi, Rabu (15/11/2017).

Kepala Desa Tambaksari Jadmiko dalam sambutannya mengatakan, banyak potensi yang belum dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah. Di antaranya, sebagai desa penghasil kopi, desa wisata budaya karena banyak situs sejarah, namun krisis air bersih.

"Desa kami terkendala air bersih. Nah, di kebun teh ada sumber air besar. Bagaimana nantinya ke depan air bersih bisa disalurkan ke masyarakat," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Misbakhun mengingatkan agar dana desa yang nilainya besar harus bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan cita-cita Presiden Jokowi yang ingin masyarakat merasakan pembangunan secara langsung.

Sementara terkait potensi kopi, Misbakhun mengatakan, ada 18 kelompok tani, kelompok tani ini harus kompak, misalnya bagaimana mereka membangun gudang kopi, memiliki pengering kopi, dan pengelolaan lainnya. Karena itu, kepala desa dan aparat terkait perlu memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan memanfaatkan dana desa.

Misbakhun berjanji untuk berkomitmen dalam mengajak mitra kerjanya Bank Indonesia (BI) melakukan pembinaan pengelolaan kopi. Kelompok taninya sudah ada, tinggal membuat koperasi. "Petani harus dapat meningkatkan kesejahteraan, dengan pengelolaan hasil pertanian dengan baik pasca panen," imbuh dia.

Pria kelahiran Pasuruan itu kembali mengingatkan, dana desa sangat besar. Ketika digunakan untuk kepentingan masyarakat, maka akan menjadikan kesejahteraan. Namun, jika tidak bisa mengelola hati-hati, akan ada audit dari BPKP, maka akan terkena kasus hukum. "Bahwa Indonesia akan menjadi negara maju dimulai dari pembangunan desa," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
17 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
42 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
1 jam yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
1 jam yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
1 jam yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved