IHSG Makin Meroket, Rupiah Siang Ini Bertahan di Zona Hijau

Jum'at, 17 November 2017 - 11:53 WIB
IHSG Makin Meroket,...
IHSG Makin Meroket, Rupiah Siang Ini Bertahan di Zona Hijau
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih bertahan di zona hijau dibanding penutupan kemarin. Hal ini di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.505/USD atau jauh lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.539/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.485-Rp13.527/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.520/USD atau masih tercatat menguat dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.540/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.508-Rp13.540/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini membaik ke level Rp13.519/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.555/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini berada pada level Rp13.517/USD atau menguat tajam dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.538/USD.

Di sisi lain, IHSG siang ini meroket dengan mendapat tambahan sebesar 40,02 poin setara 0,66% ke level 6.077,93 setelah tadi pagi dibuka naik 21,03 poin atau setara dengan 0,35% ke level 6,058,94 dan kemarin ditutup melonjak 65,60 poin atau setara dengan 1,10% ke level 6.037,91.

Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas berada di zona hijau dengan sektor industri dasar yang menguat tertinggi sebesar 0,87% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan yang anjlok 0,26%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,79 miliar dengan 3,64 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus Rp282,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,21 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp932,06 miliar. Tercatat 150 saham naik, 135 saham turun dan 126 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (ASMI).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
22 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved