Singapura Putus Hubungan Perdagangan dengan Korea Utara

Jum'at, 17 November 2017 - 14:27 WIB
Singapura Putus Hubungan...
Singapura Putus Hubungan Perdagangan dengan Korea Utara
A A A
SINGAPURA - Singapura telah menghentikan sementara semua hubungan perdagangan dengan Korea Utara (Korut), seperti disampaikan oleh pihak pabean. Tindakan tersebut diyakini mengikuti upaya Amerika Serikat (AS) dalam mencari langkah-langkah sanksi tegas kepada Korut.

Seperti dilansir BBC, Jumat (17/11/2017) Bea Cukai Singapura menerangkan bahwa barang dagangan komersil dari aatau menuju ke Korea Utara telah dilarang sejak 8 November, lalu. Bagi pelanggar dapat dikenakan denda atau penjara selama dua.

Kebijakan tersebut mencuat ketika sebelumnya PBB juga mengenakan sanksi setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam. Singapura sendiri merupakan mitra perdagangan terbesar kedelapan pada tahun 2016, tapi perdagangan dengan Korut hanya mencuat naik 0,2%.

Sementara sebagian besar perdagangan Korea Utara dilakukan dengan China, Pyongyang yang merupakan ekonomi terbesar. Sanksi terbaru PBB ditargetkan akan berlanjut ke beberapa perusahaan dan individu, termasuk dua perusahaan di Singapura.

Pada Januari tahun 2016, sebuah perusahaan Singapura didenda USD125,700 karena memfasilitasi pengiriman senjata dari Kuba ke Korea Utara setelah pengadilan menemukan perusahaan pengiriman Chinpo ini dalam pelanggaran terhadap sanksi PBB atas Korea Utara.

Ketegangan yang pernah terjadi sebelumnya semakin meningkat di Semenanjung Korea sejak awal tahun ini, ketika Pyongyang berulang kali menggelar tes rudal. Termasuk dua rudal jarak jauh yang terbang di atas Jepang, dan keenam dan terbesar yakni uji cob nuklir.

AS dan PBB berharap bahwa sanksi dapat berimbas ke jenjang program agresif pengembangan senjata. Meski begitu Singapura masih mempertahankan hubungan diplomatik dengan Pyongyang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wapres Maaruf Bertemu...
Wapres Ma'aruf Bertemu Wakil PM Singapura, Bahas Kejasama Ekonomi hingga Ekonomi Syariah
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Singapura Resesi, Apa...
Singapura Resesi, Apa yang Perlu Diantisipasi Indonesia?
Singapura Resesi, Warning...
Singapura Resesi, Warning bagi Ekonomi Indonesia
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Menakar Efek Resesi...
Menakar Efek Resesi Singapura ke Indonesia, Menko Luhut: Kita Lihat Nanti
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved