Butuh Campur Tangan Pusat Tingkatkan Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 November 2017 - 17:00 WIB
Butuh Campur Tangan...
Butuh Campur Tangan Pusat Tingkatkan Ekonomi Daerah
A A A
SATU per satu masalah yang mengganjal perekonomian Batam mulai dibenahi. Pekan lalu, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BP) Batam dan Kementerian Perhubungan menandatangani kesepakatan bersama untuk mengakhiri tumpang tindih peran dari dua otoritas pelabuhan di Batam.

Setelah adanya penandatanganan keputusan bersama tersebut diharapkan sinergi dalam penyelenggaraan pelabuhan di Batam dapat menjadi lebih baik. "Kini, fungsi operator diberikan kepada pihak BP Batam, sedangkan fungsi regulator masih menjadi kewenangan dari pihak Kemenhub," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Nah, dengan terselesaikannya persoalan otoritas ganda di pelabuhan Batam ini diharapkan mencerahkan kembali iklim perekonomian di Batam yang kini tengah melesu. Bank Indonesia mencatat, pada paruh pertama tahun ini investasi di Kepri mengalami penurunan. Perekonomian Batam juga melambat. Angka pertumbuhan ekonomi hanya 2,02%. Angka itu jauh di bawah pertumbuhan ekonomi tahun lalu sebesar 5,24%.

Menurut Kepala Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka Putra, perlambatan itu dipengaruhi banyak hal, antara lain penurunan ekspor antarwilayah, konsumsi pemerintah yang menurun akibat tertundanya pengesahan anggaran belanja daerah, penurunan kerja industri pengolahan, dan pertambangan.

Ekonomi yang lesu darah telah menggoyang ratusan perusahaan di Batam, sebagian 'gulung tikar'. Kondisi itu memicu terjadinya pengangguran. Kondisi paling parah terjadi pada perusahaan galangan kapal. Berdasarkan data di Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA), dari 150-an anggota perusahaan galangan di bawah naungan asosiasi ini, sekitar 50% telah berhenti beroperasi tahun ini. Sementara sisanya hanya berharap dari pemasukan perbaikan kapal.

Sejauh mana pelambatan ekonomi mengancam usaha di Batam dan bagaimana pemerintah mengatasinya?Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 38/VI/2017 yang terbit Senin (20/11/2017).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi di Batam 2020 Lampaui Target dan Angka Ekspor 2021 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Investasi Bahlil...
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Paparkan Pengembangan Pulau Rempang di Batam
Lampaui Target, Investasi...
Lampaui Target, Investasi Riil Rp69 Triliun Mengalir ke Batam
Tinjau 2 KEK di Batam,...
Tinjau 2 KEK di Batam, Airlangga Harap Target Investasi di Kedua Kawasan Bisa Tercapai
Sinar Primera dan Gaw...
Sinar Primera dan Gaw Capital Akan Kembangkan Pusat Data di Batam
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
9 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
10 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
12 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
13 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
13 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved