Beras Toko Tani Indonesia Diminati Pedagang Kecil

Kamis, 23 November 2017 - 19:38 WIB
Beras Toko Tani Indonesia...
Beras Toko Tani Indonesia Diminati Pedagang Kecil
A A A
YOGYAKARTA - Kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) di tempat-tempat strategis seperti pemukiman dan pinggir-pinggir jalan pertokoan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Salah satunya yakni Toko Tani Acar yang berlokasi di Jl. Hayam Wuruk Yogyakarta.

Di toko milik Benyamin Praktikno ini selain masyarakat biasa yang menjadi langanannya, ternyata juga banyak diminati pedagang kecil seperti pedagang bubur ayam, soto dan warung nasi. "Yang beli beras di toko kami macam-macam orangnya. Selain masyarakat biasa yang sudah menjadi langganan, banyak juga pedagang di sekitar sini yang belanja," ujar Benyamin.

Lebih lanjut Ia mengaku mampu menjual beras TTI dengan harga Rp8.000,-/kg, sebanyak 5 kwintal setiap harinya. Menurut Benyamin, beras TTI yang dijual kualitasnya cukup bagus, sehingga banyak pedagang makanan yang menyenanginya. "Menurut pedagang makanan di sini, rasa nasinya enak, sehingga jualannya cepat habis," tambahnya.

Kehadiran TTI dipemukiman dan tempat-tempat strategis memang dinanti-nanti warga. Dengan adanya TTI, masyarakat bisa membeli harga beras berkualitas dengan harga terjangkau. "Kami sengaja hadirkan TTI di perkotaan agar warga tidak kesulitan mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi saat berkunjung di TTI Acar.

Menurutnya beras TTI lebih berkualitas karena disimpan didalam gudang gapoktan, dan baru digiling, dikemas dan dipasarkan. "Dari apa yang kita lihat disini, jelas bahwa peran TTI kedepan sangat strategis untuk memudahkan masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau," sambungnya

"Kualitas beras di TTI jelas lebih fresh karena baru keluar dari penggilingan yang dikirim Gapoktan. Harganya terjangkau, karena kami potong rantai pasok yang panjang menjadi 3 mata rantai, yaitu gapoktan ke TTI dan TTI menjual langsung ke konsumen," tegas Agung.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Yogyakarta, Arofah Noor Indriyani menambahkan, bahwa jumlah LUPM (Lembaga Usaha Pangan Masyarakat) yang bermitra dengan TTI saat ini mencapai 10 LUPM yang memasok ke 43 TTI. "Kedepannya kami akan tambah jumlah gapoktan menjadi 10 dan TTI sebanyak 20, sehingga masyarakat bisa mengakses pangan dengan mudah, dan harganya terjangkau," ungkap Arofah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Badan Ketahanan Pangan...
Badan Ketahanan Pangan Luncurkan Marketplace PasTani
Raih Penghargaan Keamanan...
Raih Penghargaan Keamanan Pangan, Pemkot Makassar: Ini Tidak Lepas dari Kerja Keras
Pemerintah Diminta Lakukan...
Pemerintah Diminta Lakukan Inovasi Bantuan Pangan
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Peringati Hari Pangan,...
Peringati Hari Pangan, KRKP Bersama YBBS Ajak Siswa Berdayakan Lahan di Sekolah
Pemkab Bantaeng Dapat...
Pemkab Bantaeng Dapat Penghargaan dari Badan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved