Penguatan Rupiah Diprediksi Berlanjut Hari Ini
Kamis, 30 November 2017 - 08:19 WIB
Penguatan Rupiah Diprediksi Berlanjut Hari Ini
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah sentimen positif yang berimbas pada kenaikan rupiah diharapkan masih dapat terjaga, sehingga penguatan rupiah dapat berlanjut.
Di sisi lain, perlu juga diwaspadai potensi terapresiasinya USD seiring mulai menguatnya imbal hasil obligasi AS dan penguatan sejumlah indkator ekonomi AS.
"Penguatan kembali pada rupiah juga masih harus kembali diuji ketahanannya agar tetap berada di zona hijau. Diharapkan sentimen yang ada dapat lebih positif, sehingga mampu mempertahankan pergerakan rupiah di zona hijaunya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.522/USD dan resisten Rp13.493/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin masih mengalami kenaikan menyusul masih adanya sejumlah sentimen dari dalam negeri.
Di sisi lain, kembali naiknya indeks USD dalam perdagangan valas di Asia tidak banyak memengaruhi pergerakan rupiah. Optimisme yang disampaikan Menko Perekonomian Darmin Nasution bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi terus membaik hingga beberapa tahun ke depan, bahkan, pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa menyentuh level 6% pada 2020.
"Serta pernyataan Menkeu Sri Mulyani bahwa pemerintah dituntut kreatif dalam mendanai sejumlah proyek infrastruktur, direspons positif oleh rupiah," jelas dia.
Di sisi lain, perlu juga diwaspadai potensi terapresiasinya USD seiring mulai menguatnya imbal hasil obligasi AS dan penguatan sejumlah indkator ekonomi AS.
"Penguatan kembali pada rupiah juga masih harus kembali diuji ketahanannya agar tetap berada di zona hijau. Diharapkan sentimen yang ada dapat lebih positif, sehingga mampu mempertahankan pergerakan rupiah di zona hijaunya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.522/USD dan resisten Rp13.493/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin masih mengalami kenaikan menyusul masih adanya sejumlah sentimen dari dalam negeri.
Di sisi lain, kembali naiknya indeks USD dalam perdagangan valas di Asia tidak banyak memengaruhi pergerakan rupiah. Optimisme yang disampaikan Menko Perekonomian Darmin Nasution bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi terus membaik hingga beberapa tahun ke depan, bahkan, pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa menyentuh level 6% pada 2020.
"Serta pernyataan Menkeu Sri Mulyani bahwa pemerintah dituntut kreatif dalam mendanai sejumlah proyek infrastruktur, direspons positif oleh rupiah," jelas dia.
(izz)