Darmin Klaim Ekonomi RI Tumbuh Berkualitas meski Merangkak

Senin, 11 Desember 2017 - 11:41 WIB
Darmin Klaim Ekonomi...
Darmin Klaim Ekonomi RI Tumbuh Berkualitas meski Merangkak
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui bahwa ekonomi Indonesia tumbuh perlahan di kisaran 5%-5,1%. Meski tumbuh merangkak, namun dia mengklaim bahwa ekonomi Indonesia tumbuh secara berkualitas.

Dia menuturkan, pertumbuhan ekonomi dikatakan berkualitas jika diiringi beberapa indikator seperti tingkat kemiskinan turun, tingkat pengangguran turun, hingga tingkat gini rasio yang turun. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir perbaikan dari indikator tersebut terjadi di Tanah Air.

"Kalau kita lihat indikator ekonomi kita dua hingga tiga tahun terakhir, terutama dua tahun terakhir. Sebetulnya walaupun pertumbuhannya tidak tinggi sekali, ya sekarang ini ada pada angka 5%-5,1%, tapi diiringi perbaikan dari indikator lain yang menunjuk pada kualitas pertumbuhan. Jadi bisa dikatakan, pertumbuhan ekonomi kita kualitasnya baik," katanya dalam Seminar Nasional Outlook Industri 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Selain indikator tersebut, lanjut mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, ekonomi yang berkualitas juga harus diikuti dengan perubahan struktural dalam perekonomian. Selain itu, indikator lainnya yaitu stabilitas ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan inflasi.

"Kalau dibarengi lagi dengan perubahan struktur ekonomi, maka tidak ada keraguan pertumbuhan ekonomi itu berkualitas," imbuh dia.

Darmin menambahkan, jika dilihat dari segi stabilitas, maka dalam dua tahun terakhir stabilitas eknomi Indonesia menunjukkan perbaikan. Hal ini terlihat dari tingkat inflasi yang cenderung kecil di kisaran 3%-3,5%.

Menurutnya, hal tersebut tidak pernah dialamai Indonesia secara berturut-turut. Bahkan, pada masa orde baru sat ekonomi tumbuh cukup tinggi, atau lebih tinggi dari saat ini, yakni 7%-8%, namun tingkat inflasinya double digit.

"Namun, sekarang kita berada pada tingkat inflasi rendah, 3%-3,5%. Jadi pertumbuhan cukup baik, tingkat pengangguran turun, tingkat kemiskinan turun, gini rasio turun, inflasi juga turun," terang Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
24 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved