Pusat Perekonomian Indonesia Akan Bergeser ke Koridor Timur Jakarta

Jum'at, 15 Desember 2017 - 00:01 WIB
Pusat Perekonomian Indonesia...
Pusat Perekonomian Indonesia Akan Bergeser ke Koridor Timur Jakarta
A A A
JAKARTA - Koridor timur Jakarta yang meliputi Bekasi, Cikarang, Karawang hingga Purwakarta dipastikan akan bertumbuh sangat cepat dibandingkan kawasan lainnya di Greater Jakarta. Kawasan koridor timur akan memicu tumbuhnya hunian dan komersial.

Saat ini, kawasan tersebut dikenal sebagai penyangga Jakarta, dan dijadikan kawasan industri. Namun, dengan adanya proyek skala kota, kawasan tersebut akan menjadi pusat bisnis, gaya hidup dan pusat perekonomian (economic base) baru.

Salah satu yang mendukung kawasan Cikarang akan menjadi pusat perekonomian baru yakni banyak perusahaan Jepang yang pindah ke kawasan Cikarang untuk membangun industri otomotif. Selain itu, ada juga perusahaan dari Korea Selatan, Eropa dan China. Hadirnya ekspatriat di kawasan Cikarang yang mencapai 10.000 lebih, tentu saja membutuhkan hunian dan pusat aktivitas baru.

Kawasan itu merupakan jantung ekonomi nasional di antara Jakarta-Bandung. Sebesar 60% aktivitas perekonomian nasional berada di kawasan koridor timur Ibu Kota. Dari 60% aktivitas perekonomian tersebut, sebesar 70% berada di pusat Bekasi-Cikarang dengan penduduk yang diproyeksikan akan menembus 15 juta dalam waktu 20 tahun ke depan. Di kawasan inilah keseluruhan pusat perekonomian Indonesia akan berpusat.

Saat ini pemerintah mulai membangun enam infrastruktur penting di kawasan ini. Keenam infrastruktur tersebut yakni Kereta Api Cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung, Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, APM Monorail, Tol Jakarta-Cikampek Elevated, dan LRT Cawang-Bekasi Timur-Cikarang.

Pusat Perekonomian Indonesia Akan Bergeser ke Koridor Timur Jakarta


Sebagai pusat perekonomian baru, ini dibuktikan dengan ekspor Cikarang sudah dapat melampaui nilai ekspor Batam. Tidak bisa dipungkiri jika kawasan disebut sebagai salah satu kawasan industrin potensial. Saat ini Cikarang memiliki sekitar 2.125unit pabrik yang berasal dari 25 negara.

Pertumbuhan ekonomi di koridor timur Jakarta berimbas pada melonjaknya kebutuhan akan hunian, komersial, perkantoran dan juga kawasan industri. Meningkatnya kebutuhan ini sebagai dampak dari aksi ekspansi perusahaan-perusahaan multinasional khususnya di sektor manufaktur dan otomotif.

Pemerintah telah menetapkan kawasan Bekasi-Cikarang-Purwakarta sebagai kawasan ekonomi khusus. Penetapan kawasan industri wilayah Jawa Barat tersebut terkait kajian pengembangan pusat ekonomi dunia dan Asia Tenggara sekaligus rencana jangka panjang dalam pengembangan Megapolitan Jakarta-Bandung pada tahun 2045 mendatang.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pacu Pertumbuhan Ekonomi,...
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pengembangan Kawasan Industri Brebes Diakselerasi
Pengembangan Kawasan...
Pengembangan Kawasan Industri di Daerah Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Didominasi Karyawan...
Didominasi Karyawan IMIP, Perputaran Uang di Bahodopi Rp5,9 Triliun per Tahun
Perkuat Wisata Industri,...
Perkuat Wisata Industri, Kawasan Industri Jababeka Bangun IndiaTechZone?
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Berita Terkini
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
13 menit yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
32 menit yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
10 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
10 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
10 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved