Rupiah Perkasa Lawan USD dan Dolar Australia di November 2017

Jum'at, 15 Desember 2017 - 17:39 WIB
Rupiah Perkasa Lawan...
Rupiah Perkasa Lawan USD dan Dolar Australia di November 2017
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar rupiah perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Australia (AUD) sepanjang November 2017. Dengan USD, rupiah terapresiasi sebesar 0,24% sedangkan saat melawan AUD mengalami penguatan sebesar 2,15%.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pada November 2017 nilai tukar rupiah terhadap USD sebesar Rp13.490,31 per USD. Jika dilihat dari provinsinya, maka level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp13.322,10 per USD pada pekan kelima November 2017.

"Nilai tukar eceran rupiah terhadap USD pada November 2017 cenderung terapresiasi dibanding minggu terakhir Oktober 2017," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Sementara terhadap AUD, rupiah terapresiasi 2,15% dengan nilai tukar sebesar Rp10.249,89 per AUD. Menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah juga terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp10.018,75 per AUD pada pekan keempat November 2017.

"Rata-rata nasional kurs eceran rupiah terapresiasi sebsar 86,32 poin pada minggu pertama November 2017 atau menguat sebsear 0,82%," imbuh dia.

Sedangkan terhadap yen Jepang (JPY) dan euro (EUR), kata dia, nilai tukar mata uang Garuda terpuruk masing-masing sebesar 1,27% dan 0,33%. Untuk JPY, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Maluku Utara sedangkan untuk EUR terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Barat.

"Nilai tukar eceran rupiah terhadap yen secara rata-rata nasional pada minggu pertama melemah 0,21 poin dibanding minggu terakhir Oktober 2017. Sedangkan euro terapresiasi 122,36 poin pada minggu pertama November 2017 dan terdepresiasi 51,89 poin pada minggu terakhir November 2017," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Jelang Pengumuman Inflasi,...
Jelang Pengumuman Inflasi, Rupiah Sepertinya Menguat Nih!
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved