Sukseskan BBM Satu Harga, Pemda Diminta Ikut Awasi Pengecer

Selasa, 19 Desember 2017 - 13:15 WIB
Sukseskan BBM Satu Harga,...
Sukseskan BBM Satu Harga, Pemda Diminta Ikut Awasi Pengecer
A A A
JAKARTA - Dukungan pemerintah daerah (pemda) amat dibutuhkan untuk menjamin program bahan bakar minyak (BBM) satu harga dapat berjalan sesuai tujuannya.

Dalam hal ini peranan pemda sangat vital dalam hal mengatur, mengawasi dan mencegah pengecer agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah yang banyak sehingga stok BBM di lembaga penyalur BBM satu harga menjadi tipis dan membuka peluang para pengecer tersebut menjual BBM dengan harga tinggi.

"Salah satu pekerjaan rumah yang harus dicarikan solusi adalah keberadaan pengecer atau pihak penjual di luar lembaga penyalur resmi Pertamina. Harga dari pengecer tidak bisa dikontrol dan cenderung mencari keuntungan berlipat," ungkap Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Eko Kristiawan melalui keterangan tertulis, Selasa (19/12/2017).

Eko menyampaikan bahwa untuk meminimalisir hal tersebut, stok BBM di SPBU Pertamina khususnya yang masuk menjadi lokasi program BBM satu harga selalu menjadi perhatian untuk selalu terpenuhi. Seperti di Yahukimo, Papua, yang sampai saat ini tidak pernah terputus distribusinya dan cukup untuk melayani masyarakat.

“Khusus untuk di Yahukimo, pengiriman menggunakan kapal dengan supply point dari Jobber Timika, beberapa bulan terakhir SPBU kompak menambah sarana penyimpanan BBM sehingga bisa memuat lebih banyak BBM maka tidak pernah lagi terjadi kekosongan BBM di SPBU Kompak”, jelas Eko.

Padahal, jelas dia, distribusi BBM dari Timika ke Yahukimo cukup menantang. Distribusi dilakukan menggunakan kapal jenis tongkang dan tug boat, apabila kondisi perairan berlangsung normal maka dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih lima hari. Namun apabila debit air sungai sedang surut, maka pengiriman bisa tertahan sampai dengan 14 hari.

Karena itu, tegas Eko, untuk menyukseskan program BBM satu harga ini diperlukan dukungan aparat dan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan implementasinya agar masyarakat di daerah 3 T (terdepan, terluar, tertinggal) tetap mendapatkan harga BBM yang terjangkau dan memenuhi unsur keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pertamina sampai dengan Minggu kedua Desember tahun 2017 telah merealisasikan 42 lembaga penyalur BBM satu harga, dari target 54 lembaga penyalur.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Perluas BBM...
Pertamina Perluas BBM Satu Harga di Sumbagsel, 24 SPBU Tersebar di Wilayah 3T
Lampaui Target, Menteri...
Lampaui Target, Menteri ESDM Resmikan Serentak 7 Penyalur BBM Satu Harga di Kupang
Pertamina Komitmen Dekatkan...
Pertamina Komitmen Dekatkan Energi ke Masyarakat
BBM Satu Harga Jadi...
BBM Satu Harga Jadi Kado Pertamina untuk Indonesia Merdeka Energi
BBM Satu Harga dari...
BBM Satu Harga dari Pertamina untuk Indonesia
BBM Satu Harga Pertamina...
BBM Satu Harga Pertamina Kini Layani Kebutuhan Energi Masyarakat di 402 Wilayah di Indonesia
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved