Jelang Natal-Tahun Baru, Delapan Komoditas Pangan Aman

Rabu, 20 Desember 2017 - 12:54 WIB
Jelang Natal-Tahun Baru,...
Jelang Natal-Tahun Baru, Delapan Komoditas Pangan Aman
A A A
MANADO - Empat hari menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, stok delapan komoditas pangan yang ada di Bulog Manado masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Apalagi, pemantauan dan pengendalian ketersediaan serta harga bahan pangan pokok dan strategis terus dipantau pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam rapat koordinasi (Rakor) pangan yang dihadiri oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Mulyadi Hendiawan, Perum Bulog Divre Sulut-Gorontalo, Satgas Pangan Provinsi, para Kepala Dinas Provinsi da Kab/Kota, serta stakeholder terkait terungkap Bulog masih memiliki stok 1,1 juta ton beras, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama lima bulan ke depan.

Stok Bulog lainnya yaitu gula pasir (413,34 ribu ton), jagung (29,35 ribu ton), daging sapi (18 ton), daging kerbau (17,77 ribu ton), bawang merah (30 ton), bawang putih (293 ton), dan minyak goreng (1,18 juta liter).

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulut Rudi Mokoginta dalam paparannya mengatakan, perlunya melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan harga pangan serta hambatan distribusi dan jumlah stok.

"Kita juga perlu memastikan bahwa pelaku usaha tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan tidak menimbun barang," ungkap Mokoginta.

Begitu pula berdasarkan data Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, jumlah ketersediaan bahan pangan pokok dan strategis jelang Natal dan Tahun Baru, sebagian besar aman.

Sebagai contoh beras surplus 32.850 ton, jagung surplus 133.205 ton, daging sapi surplus 343 ton, daging ayam ras surplus 1,392 ribu ton, telur ayam surplus 2.075 ton.

Sementara, Sekretaris BKP Kementan RI Mulyadi Hendiawan mengatakan, secara nasional pada 2017 produksi pangan dalam negeri meningkat cukup tajam, sehingga ketersediaan bahan pangan pokok dan strategis seperti beras, jagung, minyak goreng, bawang merah, cabai, daging ayam dari telur ayam ras terpantau surplus.

Namun, khusus untuk cabai merah defisit 138 ton dan bawang merah 78 ton dari sisi produksi. Meski demikian, kebutuhan masyarakat Sulut dapat terpenuhi karena adanya pasokan dari wilayah lain (Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur) lancar, sehingga tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga.

Beberapa komoditas pangan pokok dan strategis pada 2017 juga mengalami penurunan harga dibanding 2016, antara lain cabal merah keriting turun 40%, bawang merah turun 26%, terigu turun 12%, gula pasir turun 9%, telur ayam ras turun 8%, bahkan beras juga turun sekitar 2%.

"Hal ini menunjukkan tingkat stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulut yang selalu terjaga dengan baik. Sehingga harus dipertahankan melalui upaya-upaya pengawasan melekat bersama Satgas Pangan Provinsi, khususnya menjelang hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ini, di mana secara umum permintaan terhadap minyak goreng, telur, dan cabal akan meningkat," imbuh Mulyadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jelang Natal dan Tahun...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov DKI Awasi Perdagangan Pangan
Badan Ketahanan Pangan...
Badan Ketahanan Pangan Luncurkan Marketplace PasTani
Stabilkan Harga Jelang...
Stabilkan Harga Jelang Nataru Pemerintah Gelontorkan Beras ke Pasar
Memperkuat Ketahanan...
Memperkuat Ketahanan Pangan
Anggota Komisi VI Desak...
Anggota Komisi VI Desak Mendag Kendalikan Harga Pangan Jelang Nataru
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
15 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
33 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved