Pertamina-Sonatrach Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Baru di Aljazair

Kamis, 21 Desember 2017 - 22:01 WIB
Pertamina-Sonatrach...
Pertamina-Sonatrach Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Baru di Aljazair
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan Sonatrach menandatangani amendemen memorandum of understanding (MoU) pengelolaan blok migas di Aljazair. Melalui kesepakatan baru ini, Sonatrach membuka peluang bagi Pertamina untuk menjajaki potensi bisnis migas baru di Aljazair.

Penandatanganan ini menandai peningkatan hubungan baik dan penguatan kerja sama antarkedua perusahaan migas milik negara tersebut. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik dan CEO Sonatrach Abdelmoumen Ould Kaddour, di Algiers, Aljazair, Kamis (21/12/2017).

Amendemen ini merevisi MoU sebelumnya yang ditandatangi pada September 2016. Sonatrach kini membuka peluang bagi Pertamina untuk menjajaki potensi migas baru di Aljazair, di mana potensi ini mencakup pengembangan aset yang telah ada serta pengembangan aset baru yang memiliki potensi produksi hingga 20.000-30.000 barel per hari (bph) dengan total cadangan mencapai lebih dari 100 juta barel minyak (MMBO).

Segera setelah MoU ini ditandatangani, Pertamina dan Sonatrach akan memfinalisasi kesepakatan dan melakukan settlement commercial terms untuk selanjutnya mengajukan rencana pengembangan (plan of development/PoD) kepada otoritas migas Aljazair.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik menyatakan MoU ini juga membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk menjajaki usaha baru baik di hulu, maupun hilir termasuk menggarap potensi gas alam cair (LNG) serta elpiji.

“MoU ini menjadi bukti kepercayaan mitra kami, Pertamina dinilai serius menggarap lapangan di luar negeri, khususnya tiga lapangan di Algeria. Upaya ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pertamina dalam memperluas operasi bisnis hulu di luar negeri untuk menambah cadangan dan produksi migas nasional,” jelas Massa melalui keterangan pers.

Hal senada juga disampaikan oleh CEO Sonatrach Abdelmoumen Ould Kaddour, yang mengatakan ingin terus melanjutkan kerja sama dengan Pertamina untuk memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Menurutnya Pertamina adalah perusahaan yang mumpuni dan berasal dari negara yang mirip dengan Aljazair.

Saat ini Pertamina memiliki tiga lapangan di Aljazair, di mana di lapangan tersebut Pertamina melalui anak perusahaannya Pertamina International EP (PIEP) menjadi operator dengan hak kelola 65% di Lapangan MLN. Pertamina juga memiliki hak kelola di lapangan EMK sebesar 16,9% dan di lapangan OHD 3,73%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
5 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
6 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved