Tekan Harga Beras, Pemkot Salatiga Siap Gelar OP

Kamis, 11 Januari 2018 - 13:38 WIB
Tekan Harga Beras, Pemkot...
Tekan Harga Beras, Pemkot Salatiga Siap Gelar OP
A A A
SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga siap melakukan operasi pasar (OP) beras untuk menekan kenaikan harga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. OP baru akan dilakukan jika kenaikan harga beras sudah di atas batas kewajaran atau stok beras di pasaran menipis.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Muthoin mengatakan, berdasarkan hasil survei di sejumlah distributor dan pasar, kenaikkan harga beras masih dalam batas kewajaran dan terjangkau oleh masyarakat. Di samping itu, stok beras yang dimiliki sejumlah distributor masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa pekan ke depan.

"Tadi pagi saya melakukan survei di pasar, memang benar harga semua jenis beras naik antara Rp500 hingga Rp2.000 per kg. Namun menurut pedagang, saat ini belum perlu dilakukan operasi pasar beras karena kenaikan harga masih wajar dan stok juga masih cukup," tuturnya di Salatiga, Kamis (11/1/2018).

Meski demikian, Dinas Perdagangan tetap berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menyiapkan operasi pasar beras. "Operasi pasar harus dilakukan jika stok beras di pasaran menipis atau harga terus melambung. Maka dari itu, kami tetap melakukan langkah dan sewaktu-waktu siap melakukan operasi pasar," ujar dia.

Disinggung mengenai penyebab kenaikan harga beras, Muthoin menjelaskan, sebagian besar kebutuhan beras di Salatiga ditopang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jadi, apabila stok dan harga beras di daerah penyangga naik, maka harga beras di Salatiga otomatis ikut naik.

Dari informasi sejumlah distributor beras di Salatiga, saat ini daerah produsen beras di Jawa Timur sedang mengalami gagal panen akibat cuaca buruk. Sehingga, produksi menurun dan stok sudah menipis. Imbasnya, beras yang dipasok ke Salatiga jumlahnya menurun drastis.

"Itu faktor penyebab, kenapa harga beras di Salatiga naik. Kemungkinan, harga beras di Salatiga baru turun kalau pasokan dari berbagai daerah sudah normal kembali," imbuhnya.

Sementara, sejumlah ibu rumah tangga di daerah Blotongan, Kecamatan Sidorejo mengeluhkan kenaikan harga beras yang terjadi sejak akhir Desember 2017. Sebab, mereka harus mengurangi biaya kebutuhan lain, untuk mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari.

"Beras merupakan kebutuhan pokok yang sulit dikurangi. Agar kebutuhan tersebut bisa tetap terpenuhi, saya terpaksa harus mengurangi biaya pengeluaran lainnya agar bisa tetap memenuhi kebutuhan beras bisa tetap terpenuhi," ujar salah seorang ibu rumah tangga di Perum Sehati, Blotongan, Purwanti.

Dia berharap pemerintah segera turun tangan untuk menurunkan dan menstabilkan harga beras di pasaran agar masyarakat tidak kebingungan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Saya berharap pemkot segera melakukan langkah untuk menurunkan harga beras. Kerena, beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jual Beras Bulog di...
Jual Beras Bulog di Atas Rp9.400 per Kg Bakal Dipidana
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Waspada, Harga Beras...
Waspada, Harga Beras Diprediksi Nanjak Terus hingga Akhir Tahun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Beras Termahal di Dunia, Indonesia Masuk?
Duh! Harga Beras Dunia...
Duh! Harga Beras Dunia Dekati Level Tertinggi dalam 15 Tahun
Harga Beras Premium...
Harga Beras Premium di Madina Sumut Tembus Rp20.000 per Kg
Berita Terkini
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
17 menit yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
52 menit yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
1 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
1 jam yang lalu
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
1 jam yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved