Kondisi Perbankan Ditegaskan Tahan Hadapi Krisis

Jum'at, 26 Januari 2018 - 02:08 WIB
Kondisi Perbankan Ditegaskan...
Kondisi Perbankan Ditegaskan Tahan Hadapi Krisis
A A A
JAKARTA - Direktur Strategi Bisnis dan Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk (BRI) Haru Koesmahargyo menekankan, investor tidak perlu khawatir pada sektor perbankan. Pernyataan ini menanggapi penilaian bahwa sektor ini dianggap rentan dengan berbagai risiko, terutama risiko sistemik, atau kegagalan bank yang berdampak terhadap ekonomi dalam jangka panjang.

“Kondisi perbankan saat ini jauh dari dampak krisis. Hal ini tercermin dari kondisi rasio kecukupan modal perbankan (Capital Adequacy Ratio/CAR) pada kisaran 23 %, lebih kuat dibandingkan pada 1998,” ujar Haru dalam event “Infobank 100 Fastest Growing Companies Awards 2017”, Kamis (25/1).

Selain itu terang dia, stabilitas sistem keuangan di Indonesia masih tetap terjaga. Terjaganya stabilitas sistem keuangan ini juga tercermin dari rasio likuiditas yang berada pada kisaran 23%. Sedangkan saat krisis di 1998, rasio likuiditas perbankan tercatat di bawah level 20 %.

“Jadi kalau ada krisis seperti di tahun 1998, maka perbankan saat ini jauh lebih kuat, jauh lebih tahan terhadap krisis. Saat ini rasio likuiditas 23% sedangkan saat 1998 hanya sekitara 11-12 % saja,” ujarnya

Oleh sebab itu, dirinya meyakinkan kepada para investor untuk tidak ragu memilih investasi atau menaruh dananya di perbankan. Ia memastikan bahwa kondisi perbankan secara rata-rata industri masih dalam tahap aman. Dengan menaruh dana di perbankan, maka menurutnya bank dapat menyalurkan kreditnya sehingga akan ikut berdampak pada perekonomian nasional.

“Kekuatan perbankan saat ini sangat besar baik dari sisi profit maupun likuiditasnya itu tinggi dan bagus. Kalau boleh saya sampaikan kepada investor, perbankan bisa menjadi pilihan investasi ke depan,” tegas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
36 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
57 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved