Mantan Menteri Keuangan Ungkap Penyebab Ekonomi RI Stagnan 5%

Rabu, 07 Februari 2018 - 17:06 WIB
Mantan Menteri Keuangan...
Mantan Menteri Keuangan Ungkap Penyebab Ekonomi RI Stagnan 5%
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menjelaskan penyebab ekonomi Indonesia stagnan pada angka 5%. Salah satunya lantaran Indonesia dinilainya kurang cepat dalam mengembangkan industri manufaktur.

Lanjut dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggal dari beberapa negara tetangga yang sudah menembus di atas 6% seperti Malaysia dan Filipina. "Pertumbuhan ekonomi Singapura 5,5%, Malaysia 6,2%, Thailand 6%, Filipina 6,9%, Vietnam 7,5%, Indonesia masih stagnan di 5%, kenapa Indonesia stagnan tapi negara lain lompat dengan cepat?" ujarnya di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Semua negara yang berlari lebih cepat dari Indonesia tersebut, kata Chatib, basisnya adalah manufaktur dan ketika Amerika Serikat mengalami recovery, porsi besar adalah industrialiasi. "Mereka begitu cepat mengalami kenaikan, padahal pada dasarnya ekonomi kita bagus," terang dia. .

Menurut Chatib, sebenarnya kondisi ekonomi Indonesia dari segi makro sudah baik, seperti inflasi yang terkendali hingga current account defisit (CAD) terjaga. "Makro sudah oke, kita sudah harus ke sesuatu yang lebih dari stabilitas makro. Modelnya kira seperti apa, kita tak mungkin bertahan di manufaktur yang sifatnya buruh murah," paparnya

Dia mengungkapkan, Indonesia tidak bisa langsung beralih ke manufaktur berbasis teknologi tinggi, yang bisa di ambil yakni menengah. "Manufaktur berbasis human capital, misalnya kalau membuat produk batik, craft, kerajinan, market ini bisa dimanfaatkan," pungkas Chatib.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
5 menit yang lalu
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
1 jam yang lalu
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
1 jam yang lalu
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
1 jam yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
1 jam yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
1 jam yang lalu
Infografis
5 Penyebab Utama Terserang...
5 Penyebab Utama Terserang Penyakit Asam Urat di Usia Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved