Tingkatkan Cadangan Pangan, Pemerintah Genjot Serap Gabah Petani

Senin, 12 Februari 2018 - 23:04 WIB
Tingkatkan Cadangan...
Tingkatkan Cadangan Pangan, Pemerintah Genjot Serap Gabah Petani
A A A
PALEMBANG - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan, pemerintah turun tangan membeli gabah petani agar para petani mendapat keuntungan dari usaha tani. Selain membantu dan mensejahterakan petani, terang dia menyerapan gabah petani juga bertujuan meningkatkan cadangan pangan pemerintah, yang dilakukan melalui penugasan kepada Bulog.

"Karena itu, Bulog harus segera melakukan penyerapan gabah petani, sehingga diharapkan sampai Juni 2018 nanti target sebesar 2,2 juta ton bisa tercapai sebagaimana hasil rakortas Kemenko Perekonomian 15 Januari 2018," jelas Agung saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Serap gabah petani (sergab) di Sumatera Selatan, Senin (12/2/2018).

Upaya pemerintah melakukan kegiatan sergab (serap gabah) dengan menggandeng TNI dan BRI, menurut Agung sangat penting dilakukan, karena memasuki awal masa panen raya ini di sebagian besar wilayah ada kecenderungan harga gabah anjlok. Sehingga ungkap dia apbila tidak segera dilakukan penyerapan oleh Bulog dapat dipastikan akan merugikan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan Taufik Gunawan mengatakan bahwa adanya sergab akan sangat membantu petani. "Kegiatan sergab ini sangat penting, apalagi di beberapa daerah harga gabah di tingkat petani mulai mengalami penurunan, bahkan ada yang sudah mencapai Rp.4.200,-/kg gkp," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Aster Kasad, Brigjen Dudung Abdurachman menegaskan kepada jajarannya, agar apa yang ditugaskan harus segera dilaksanakan, apalagi menjelang panen raya pada Februari hingga April mendatang. "Saat ini Dandim harus mengetahui dan dapat memetakan daerah-daerah mana saja petani yang akan panen dan berapa jumlahnya. Semua harus siap," tegas Dudung.

Target harian Sergab di Sumatera Selatan mencapai 7.500 ton per hari yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Rakor Sergab se-Sumatera Selatan ini selain di hadiri oleh Kementerian Pertanian, juga dari TNI AD, BRI dan Divre Bulog yang semuanya bersepakat meningkatkan sergap. Apalagi Sumatera Selatan surplus beras sangat tinggi, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil panen Februari ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Badan Ketahanan Pangan...
Badan Ketahanan Pangan Luncurkan Marketplace PasTani
Raih Penghargaan Keamanan...
Raih Penghargaan Keamanan Pangan, Pemkot Makassar: Ini Tidak Lepas dari Kerja Keras
Pemerintah Diminta Lakukan...
Pemerintah Diminta Lakukan Inovasi Bantuan Pangan
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Peringati Hari Pangan,...
Peringati Hari Pangan, KRKP Bersama YBBS Ajak Siswa Berdayakan Lahan di Sekolah
Pemkab Bantaeng Dapat...
Pemkab Bantaeng Dapat Penghargaan dari Badan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
44 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved