Pemerintah Didorong Persamakan Data Pangan Nasional

Selasa, 13 Februari 2018 - 00:04 WIB
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Persamakan Data Pangan Nasional
A A A
JAKARTA - Pemerintah didorong untuk melakukan persamaan data pangan nasional, pasalnya Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai hingga hari ini data pangan selalu berbeda di setiap institusi. Ditekankan keseragaman data mengenai stok pangan nasional sangat dibutuhkan, sehingga jangan sampai di era digital saat ini, data pangan antar kementerian dan lembaga (K/L) berbeda yang bisa menghambat proses kemandirian pangan.

"Jika semua data sama. akan meminimalisir hambatan. Misalnya ada masalah dari manusia yang bisa dicarikan solusi namun ada juga yang tidak bisa seperti cuaca karena di luar kontrol kita," terang Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR Agus Gumiwang Kartasasmita dalam seminar bertajuk "Kemandirian Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat" di Gedung DPR, Senin (12/2).

Sambung dia menerangkan, FPG turut mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, dan meminta berbagai hambatan untuk segera diatasi. "Kami mendorong dan mendukung upaya pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan. Kami meminta untuk mencari solusi apa yang menjadi kendala dalam mewujudkan kedaulatan pangan," ungkapnya.

Dia menambahkan ada permasalahan yang bisa dicarikan solusi dalam mewujudkan hal tersebut misalnya meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Pertanian memperbaiki fasilitas irigasi yang selama ini menjadi hambatan dalam proses panen. Menurutnya era kemandirian mengalami kendala berkaitan dengan minimnya stok beras sehingga upaya menstabilkan menjadi penting dalam konteks harga kebutuhan pokok.

"Karena itu tidak elok dan tidak bijak kalau kita pertentangkan hal berkaitan dengan stabilitas beras karena keduanya hal yang saling bersinergi dan didukung sehingga tidak boleh dipertentangkan," ujarnya.

Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto telah menetapkan tiga program pro-rakyat yang akan diusung partai tersebut pertama, harga sembako terjangkau, rakyat berhak mendapatkan harga yang lebih terjamin; kedua, perluas lapangan pekerjaan karena Indonesia maju jika masyarakat bekerja. Ketiga, tersedia rumah dengan akses dan harga terjangkau.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo juga setuju atas usulan FPG tersebut. Dia juga optimis stok beras nasional aman untuk saat ini. "Stok beras nasional hingga April mencapai 20,7 juta ton. Jumlah ini sudah dikurangi akibat gagal panen (Puso), hama wereng, banjir, tanah longsor dan lain-lain," ucapnya saat dihubungi.

Hal ini, sambungnya, menunjukan apa yang disampaikan dan diragukan oleh sejumlah masyarakat tak sesuai fakta di lapangan. "Apa yang disampaikan dan diragukan oleh Kemendag dan Kemenko Perekonomian terkait beras langka dan harus impor itu tidak kita temukan," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved