Bangun Irak, Kuwait Siap Kucurkan Dana USD2 Miliar

Rabu, 14 Februari 2018 - 17:22 WIB
Bangun Irak, Kuwait...
Bangun Irak, Kuwait Siap Kucurkan Dana USD2 Miliar
A A A
KUWAIT - Kejatuhan kelompok militan ISIS di Irak, membuat Negeri 1001 Malam mulai menyusun kembali negaranya dari porak poranda. Beberapa negara donor dan investor kini berkumpul di Kuwait untuk membahas upaya pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Irak.

Melansir Reuters, Emir Kuwait, Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah mengatakan siap meminjamkan dana USD1 miliar dan berinvestasi USD1 miliar ke Irak. Total dana USD2 miliar ini akan dikucurkan pada pekan ini guna meningkatkan pemulihan di negara tersebut. Bila dikonversi ke rupiah, dana itu setara Rp27,26 triliun dengan kurs Rp13.633 per USD.

"Kuwait akan mengalokasikan pinjaman USD1 miliar dan investasi USD1 miliar ke Irak," kata Emir Kuwait dalam konferensi internasional untuk Irak di Kuwait, Rabu (14/2/2018).

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mengatakan Uni Eropa akan menginvestasikan dana 400 juta euro atau setara Rp6,73 triliun. Estimasi kurs Rp16.843 EUR. Amerika Serikat mengatakan pihaknya akan memberi pinjaman USD3 miliar dan LSM Internasional menjanjikan bantuan kemanusiaan USD330 juta.

Sementara itu, pejabat Irak mengatakan untuk membangun kembali negara tersebut setelah tiga tahun perang dengan ISIS, diperlukan dana lebih dari USD88 miliar atau setara Rp1.199 triliun. Pembangunan prioritas adalah perumahan.

Pada Rabu ini, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) meluncurkan Program Pemulihan dan Ketahanan Irak yang dirancang untuk membantu Pemerintah Irak mempercepat rekonstruksi negaranya. Program ini akan berjalan selama dua tahun.

"Ini untuk merevitalisasi dareah yang paling mengalami kekerasan dan pengembangan ekonomi inklusif. Program ini untuk membantu mereka yang paling menderita," ujar Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mengatakan kepada Reuters, negaranya berkomitmen mendukung rekonstruksi di Irak dan akan fokus pada proyek-proyek infrastruktur.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Antisipasi...
Pemerintah Perlu Antisipasi Efek Domino Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi
Apakah Iran dan Irak...
Apakah Iran dan Irak Bermusuhan?
5 Perbedaan Negara Irak...
5 Perbedaan Negara Irak dan IranĀ 
Irak Bisa Terjerumus...
Irak Bisa Terjerumus ke Dalam Konflik Jangka Panjang, Mengapa?
Prabowo Kunjungi Negara...
Prabowo Kunjungi Negara Timur Tengah, Konsultasi Terkait Kondisi Ekonomi Dunia
Kepentingan Ekonomi...
Kepentingan Ekonomi di Balik Perjanjian Damai Timur Tengah
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
21 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
37 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
44 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
48 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
49 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved