Qantas Airways Cetak Rekor Perolehan Laba Enam Bulan

Kamis, 22 Februari 2018 - 14:19 WIB
Qantas Airways Cetak...
Qantas Airways Cetak Rekor Perolehan Laba Enam Bulan
A A A
SYDNEY - Maskapai penerbangan nasional Australia, Qantas Airways telah membukukan rekor keuntungan selama enam bulan sampai dengan Desember. Perusahaan yang telah mengalami restrukturisasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir, mencetak laba sebesar 976 juta dolar Australia atau setara dengan USD761,48 juta.

Seperti dilansir BBC, tiga tahun yang lalu maskapai dengan logo kangguru tersebut sempat mencatatkan kerugian. Perputaran laba tersebut dinilai sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah perusahaan Australia. "Hasil hari ini berasal dari investasi di area yang memberikan pertumbuhan margin dan strategi jaringan yang memastikan kita memiliki pesawat yang tepat di jalur yang benar," kata Alan Joyce.

Hasil setengah tahunan tersebut menghasilkan lonjakan laba sebesar 14,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya dan terjadi di tengah kenaikan biaya bahan bakar dan persaingan ketat maskapai penerbangan. Laba maskapai menjadi perhatian serius oleh banyak analis maupun investor untuk membuat saham yang terdaftar di bursa Australia menguat hampir mencapai 6%.

Pihak perusahaan menambahlan bahwa pendapatan keseluruhan dan lainnya naik 6% menjadi USD8,66 juta selama periode yang sama. Ini juga mengumumkan buy-back saham seharga USD378 juta. Namun, secara internasional, Joyce menerangkan bahwa perusahaan telah menghadirkan lebih banyak kursi seiring dengan kenaikan biaya bahan bakar.

Tapi Qantas International sebagian besar memiliki sahamnya sendiri, dengan kenaikan sebesar 6% dan sedikit kenaikan pendapatan unit. Qantas sendiri merupakan maskapai terbesar di Australia dan menguasai hampir dua pertiga pasar domestik negara tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Qantas Dihukum Denda...
Qantas Dihukum Denda Rp1 Triliun atas Skandal Penerbangan Hantu
Qantas Putar Film Dewasa...
Qantas Putar Film Dewasa Selama Penerbangan, Lalu Minta Maaf
Qantas Buka Penerbangan...
Qantas Buka Penerbangan Melihat Super Blood Moon di Ketinggian 40.000 Kaki
Angkut 173 Turis Australia,...
Angkut 173 Turis Australia, Qantas Airlines Mendarat Perdana di Bali
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved