Ciptakan Produk yang Pro Kesehatan dan Lingkungan

Jum'at, 23 Februari 2018 - 16:00 WIB
Ciptakan Produk yang...
Ciptakan Produk yang Pro Kesehatan dan Lingkungan
A A A
CEO Pepsico Indra Nooyi merupakan warga asli India. Dia sangat menyukai olahraga kriket dan pernah bergabung dalam sebuah band rock sebagai gitaris.

Setelah lulus kuliah dari sekolah bisnis, dia pergi ke Amerika Serikat (AS) pada 1978. Tidak lama kemudian dia mendapatkan gelar master dari Yale School of Management. Pada 1994 Nooyi bergabung dengan Pepsico sebagai chief strategist. Sekitar 12 tahun kemudian dia diangkat menjadi CEO.

Saat ini dia membawahi lebih dari 260.000 pegawai Pepsico di seluruh dunia. Di samping itu, dia menjadi salah satu perempuan yang mengelola berbagai perusahaan makanan ringan terkenal di dunia. Selama masa kepemimpinannya, Nooyi telah memperkaya produk Pepsico, bahkan mengganti tema dari fun for you menjadi good for you.

Dia tentu tidak mencapai kesuksesan ini dengan mudah dan dalam waktu singkat di tengah persaingan yang sangat ketat, tapi berdasarkan kerja cerdas, kegigihan, dan tekad yang kuat. Nooyi telah menghabiskan waktunya untuk membuat rumus baru agar Pepsico dapat bertahan hidup sebagai perusahaan makanan dan minuman sehingga dia perlu mencari ide baru. Dia telah mengamati tren konsumen dan arah pertumbuhan pasar. "Kami akan hancur jika tidak bisa beradaptasi," katanya, dikutip Economic Times.

Selera konsumen selalu berubah dari waktu ke waktu, terutama dalam hal makanan dan minuman ringan. Meski tampak merepotkan, bagi Nooyi hal ini merupakan peluang bisnis dan inovasi. Pepsico akan pergi ke mana pun konsumen pergi dan meraup pangsa pasar. Namun, perjalanan ini banyak dirintangi tantangan. Menurut Nooyi, orang-orang sering berkata, kenapa kita harus mengubah perusahaan yang sudah sukses untuk masa depan yang tidak kita pahami? Dia sangat percaya budaya dapat mengalahkan strategi.

Namun, dia sering meyakinkan para pegawainya untuk tetap melakukan inovasi dan mengikuti tren konsumen. Nooyi mengaku banyak mengambil pelajaran dari CEO perusahaan lain ketika bertemu dan berbincang dengan mereka dalam berbagai acara. Dia mengamati strategi yang dilakukan CEO lain di tengah situasi yang sama.

Bahkan, dia turut serta dalam sebuah perkumpulan CEO yang selalu mengadakan forum diskusi per satu kuartal. "Kami biasanya berdiskusi tentang bisnis dan bagaimana menyeimbangkan developed market dengan emerging market. Terkadang kami juga mengobrol tentang topik yang ringan dan menarik. Intinya, kami membicarakan segala hal dari 'bagaimana mengartikulasi kisah investor' hingga 'pengembangan SDM'," katanya.

Di bawah kepemimpinan Nooyi, Pepsico juga sangat memerhatikan kesehatan konsumen dan lingkungan. Karena itu, dia mengusung produk good for you. Pada dasarnya perusahaan seperti Pepsico amat berpengaruh karena memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar dibandingkan beberapa negara di dunia. "Perusahaan sebesar Pepsico tidak hanya ingin mengambil keuntungan. Kami juga harus memberikan manfaat yang nyata kepada para konsumen.

Terpisah dari perusahaan ini, saya pribadi berharap setiap perusahaan dapat memerhatikan kesehatan masyarakat dan memodifikasi model bisnis me reka," tandas Nooyi.

Pepsico juga sering masuk berbagai berita yang berkaitan dengan lingkungan alam. Pepsico mengeluarkan USD1,7 juta untuk menentang peraturan baru di California yang akan menutup tanaman GMO (hasil rekayasa genetik) dalam produksi makanan. Mereka yakin teknologi itu diperlukan saat sedang krisis makanan.
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkat Transformasi,...
Berkat Transformasi, M. Fankar Umran Dinobatkan sebagai CEO of the Year 2025
Selamat! Raih Predikat...
Selamat! Raih Predikat CEO Terbaik 2020, SDM & Brand jadi Jurus Sukses CEO Sasa Inti Rudolf Tjandra
Kampanye Video untuk...
Kampanye Video untuk Selalu Manjadi Kuat di Tengah Situasi Sulit
CEO Nvidia Akui Kehebatan...
CEO Nvidia Akui Kehebatan Huawei: Sanksi AS Kurang Tepat, Mereka Kuasai Pasar!
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Karantina Mandiri Selama...
Karantina Mandiri Selama Seminggu, Baim Wong Bagikan Tips Tetap Produktif!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved