Bursa Asia Mixed, IHSG Ditutup Menguat Tajam

Selasa, 27 Februari 2018 - 16:42 WIB
Bursa Asia Mixed, IHSG...
Bursa Asia Mixed, IHSG Ditutup Menguat Tajam
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat cukup tajam sebesar 44,25 poin setara 0,68% ke level 6.598,93. Kondisi ini di tengah bursa saham Asia yang berakhir mixed (variatif).

Pada perdagangan sesi siang tadi, IHSG bertahan di zona hijau dengan menguat 11,54 poin setara 0,18% ke level 6.666,21 setelah tadi pagi dibuka naik 20,00 poin setara 0,31% ke level 6.574,67. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup melemah cukup parah hingga 65,13 poin setara 0,98% ke level 6.554,67.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas menguat dengan sektor industri dasar menguat 1,57% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan turun 1,23%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp12,31 triliun dengan 24,49 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp306,69 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp4,08 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp4,39 triliun. Tercatat 180 saham menguat, 195 saham melemah dan 150 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp675 menjadi Rp79.750, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) menguat Rp250 menjadi Rp4.150, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp100 menjadi Rp8.200.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) melemah Rp60 menjadi Rp240, PT BISI International Tbk (BISI) turun Rp50 menjadi Rp1.800, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) turun Rp50 menjadi Rp3.550.

Dilansir CNBC, bursa saham Asia ditutup mixed (variatif) dengan beberapa indeks menyerah pada kenaikan awal karena bursa saham daratan China berakhir di wilayah negatif. Indeks acuan Shanghai turun 1,14% menjadi 3.291,53 sementara Shenzhen Composite turun 0,34%.

Di tempat lain, Indeks Hang Seng Hong Kong memberi keuntungan karena pasar daratan China masuk ke wilayah negatif. Sektor keuangan mengupas sedikit keuntungan yang terlihat sebelumnya untuk diperdagangkan di bawah garis datar saham China Construction Bank turun 1,06% dan HSBC kehilangan 1,07% per jam sebelum pasar ditutup.

Meski mengalami penurunan yang lebih luas, perusahaan asuransi AIA Group naik 3,88% menjelang penutupan pasar setelah mengumumkan bahwa nilai bisnis baru untuk periode yang berakhir 30 November naik 28% menjadi USD3,51 miliar.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 236,23 poin atau 1,07% ditutup pada level 22.389,86, memperpanjang kenaikan 1,19% yang terlihat pada sesi perdagangan terakhir. Sektor teknologi, keuangan dan manufaktur berakhir di wilayah positif.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi membalikkan kenaikan awal hingga ditutup 0,06% pada level 2.456,14. Saham Samsung Electronics, yang telah meningkat lebih dari 1% menyusul kemunculan kuat dari saham teknologi di Amerika Serikat pada sesi terakhir, mengakhiri sesi dengan mendatar, saham Chipmaker SK Hynix ditutup menguat 1,55%.

Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,24% ditutup ke level 6.056,9, dengan sektor keuangan dan material berkontribusi terhadap kenaikan pada indeks yang lebih luas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skenario IHSG untuk...
Skenario IHSG untuk Bertahan di Level 6.300
Rilis Neraca Dagang...
Rilis Neraca Dagang Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini
IHSG Akhir Pekan Dibuka...
IHSG Akhir Pekan Dibuka Merayap, Naik Tipis 5,30 Poin
Investor Asing Tak Lagi...
Investor Asing Tak Lagi Borong Saham, IHSG jadi Loyo
Ada Peluang IHSG Terkoreksi...
Ada Peluang IHSG Terkoreksi Hari Ini, Bergerak Terbatas 6.123-6.288
Seharian Bergeming di...
Seharian Bergeming di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke 6.289
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved