BI: Rupiah Sudah di Bawah Nilai Wajar

Jum'at, 02 Maret 2018 - 16:48 WIB
BI: Rupiah Sudah di...
BI: Rupiah Sudah di Bawah Nilai Wajar
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) berpandangan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) saat ini sudah di bawah nilai wajar (undervalued). Namun, hal tersebut tidak hanya disebabkan fluktuasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara menuturkan, nilai rupiah yang di bawah batas wajar sejatinya telah terjadi sebelum gonjang-ganjing Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) saat ini.

"Kalau menurut BI sih, rupiah sebelum fluktuasi ini sudah undervalued. Kalau ada fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, ya memang rupiahnya undervalued. Makanya kalau kita lihat juga, eksportir sudah mulai masuk untuk lakukan konversi," katanya saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Menurutnya, nilai rupiah yang dianggap wajar dan sesuai fundamental adalah di level Rp13.200 hingga Rp13.300 per USD. Sehingga, jika saat ini rupiah berada di level Rp13.600 hingga Rp13.700 per USD, maka hal tersebut dianggap sudah melewati batas fundamental Indonesia (overshoot).

"Sebenarnya waktu kemarin trading di level Rp13.200-Rp13.300 per USD itu masih di level yang cocok ya. Jadi kalau sekarang ini di level Rp13.600-Rp13.700 per USD, ya menurut kami sudah agak overshoot. Makanya BI juga masuk untuk melakukan stabilisasi. Para eksportir juga kami lihat sudah mulai masuk untuk jual hasil ekspornya," imbuh dia. Menko Darmin: Pelemahan Rupiah Belum Mengkhawatirkan

Kendati demikian, Mirza memastikan bahwa pihaknya tidak merencanakan untuk membuat rupiah di bawah nilai yang wajar. "Tidak dong ya (sengaja buat rupiah di bawah nilai wajar). Kalau sudah undervalued, buat apa BI membuatnya undervalued lagi. Dan BI selalu ada di pasar untuk lakukan stabilisasi," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini, Jumat (2/3/2018) masih tak berdaya mendekati level Rp13.800/USD. Penyusutan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang semakin terperosok ke zona merah.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini membaik pada level Rp13.746/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai pulih dibandingkan posisi perdagangan kemarin di Rp13.793/USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
40 menit yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
3 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
3 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
4 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
6 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved