IHSG Tergelincir 5,39 Poin, Mayoritas Bursa Asia Tersungkur
Rabu, 07 Maret 2018 - 09:47 WIB
IHSG Tergelincir 5,39 Poin, Mayoritas Bursa Asia Tersungkur
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (7/3/2018) dibuka naik tipis 0,85 poin atau 0,01% ke 6.500,96. Namun tidak lama berselang, sekira pukul 09.10 WIB, indeks jatuh 5,39 poin atau 0,08% ke posisi 6.494,72.
Sebelumnya, Selasa lalu, indeks berakhir melemah 50,48 poin atau 0,77% ke level 6.500,11. Dan merupakan kekalahan hari ketiga berturut-turut.
Tidak adanya sentimen positif dalam negeri, membuat indeks masih terkungkung di zona merah. Semua sektor terpantau memerah, dengan lima sektor jatuh lebih dari 1%. Pertambangan turun hingga 2,15%, perkebunan turun 1,90%, dan industri dasar tersungur 1,37%.
Dari 397 saham, 210 tertekan, 100 stabil, dan 87 naik. Nilai transaksi saham mencapai Rp1,40 triliun dari 2,70 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp97,55 miliar, dengan aksi jual asing Rp449,33 miliar dan aksi beli asing Rp351,78 miliar.
Sementara itu, pasar Asia diperdagangkan bervariasi pada Rabu, karena investor sedang mengamati risiko dari mundurnya penasihat ekonomi Presiden AS, Donald Trump. Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang dibuka tersungkur sekitar 1%.
Kospi Korea Selatan dibuka lebih tinggi 0,62%, dengan saham Samsung Electronics naik 3,19%, produsen baja Posco naik 1,43%. Bursa Australia, S&P/ASX 200 turun 0,7%. Mayoritas sektor saham diperdagangkan dalam warna merah, kecuali saham produsen emas yang naik 2,17%.
Pasar China dibuka terkulai, dengan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,08%, sementara pasar daratan, indeks Shanghai naik tipis 0,19% dan Shenzhen diperdagangkan melemah sekitar level yang sama.
Sebelumnya, Selasa lalu, indeks berakhir melemah 50,48 poin atau 0,77% ke level 6.500,11. Dan merupakan kekalahan hari ketiga berturut-turut.
Tidak adanya sentimen positif dalam negeri, membuat indeks masih terkungkung di zona merah. Semua sektor terpantau memerah, dengan lima sektor jatuh lebih dari 1%. Pertambangan turun hingga 2,15%, perkebunan turun 1,90%, dan industri dasar tersungur 1,37%.
Dari 397 saham, 210 tertekan, 100 stabil, dan 87 naik. Nilai transaksi saham mencapai Rp1,40 triliun dari 2,70 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp97,55 miliar, dengan aksi jual asing Rp449,33 miliar dan aksi beli asing Rp351,78 miliar.
Sementara itu, pasar Asia diperdagangkan bervariasi pada Rabu, karena investor sedang mengamati risiko dari mundurnya penasihat ekonomi Presiden AS, Donald Trump. Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang dibuka tersungkur sekitar 1%.
Kospi Korea Selatan dibuka lebih tinggi 0,62%, dengan saham Samsung Electronics naik 3,19%, produsen baja Posco naik 1,43%. Bursa Australia, S&P/ASX 200 turun 0,7%. Mayoritas sektor saham diperdagangkan dalam warna merah, kecuali saham produsen emas yang naik 2,17%.
Pasar China dibuka terkulai, dengan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,08%, sementara pasar daratan, indeks Shanghai naik tipis 0,19% dan Shenzhen diperdagangkan melemah sekitar level yang sama.
(ven)
Lihat Juga :