Kadin Dukung Kemenhub Implementasi Aturan Taksi Online

Minggu, 11 Maret 2018 - 05:35 WIB
Kadin Dukung Kemenhub...
Kadin Dukung Kemenhub Implementasi Aturan Taksi Online
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti implementasi Peraturan Menteri 108 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek atau akrab dikenal sebagai angkutan online.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengatakan implementasi Peraturan Menteri (PM) 108 dinilai sudah sangat tepat dalam rangka memastikan pelayanan yang sifatnya nyaman, aman dan tertib angkutan jalan.

"Pada akhirnya aturan ini juga dimaksudkan untuk menjaga iklim usaha angkutan tetap sehat dengan memberikan kesamaan hak dan kewajiban," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Iklim usaha yang dimaksud, misalnya pada pengaturan kuota angkutan jalan berbasis online di masing-masing daerah. Dengan begitu, over capacity angkutan di suatu daerah tidak terjadi lagi. "Kalau kapasitasnya berlebih ini tidak hanya mengganggu aktivitas di jalan, namun sebaliknya bisa menjadi bumerang bagi bisnis angkutan jalan," ungkapnya.

Carmelita menegaskan pihaknya mendukung upaya Kementerian Perhubungan untuk segera mengimplementasikan aturan tersebut. "Kami mendukung dan meminta komitmen agar aturan PM 108 ini dapat berjalan konsisten," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini implementasi aturan PM 108 tengah diterapkan bagi semua pihak yang terlibat dalam usaha angkutan online. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bahkan menegakkan aturan yang berkaitan dan kepemilikan SIM A Umum serta penerapan uji berkala bagi angkutan online secara gratis.

Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno mengatakan, penegakan aturan tersebut belum disertai sanksi yang jelas bagi pihak aplikator. Menurut dia, sanksi bagi aplikator juga sudah harus dijabarkan dan terimplementasi di lapangan.

"Kalau kuota dilanggar berarti hubungannya harus kepada pihak aplikator. Sehingga jangan hanya pengemudi saja yang diberi sanksi, melainkan pihak aplikator juga. Makanya ketegasan penerapan aturan ini ditunggu melalui koordinasi berbagai instansi yang terkait," terangnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Indonesia Jadi Ketua...
Indonesia Jadi Ketua Pertemuan Pemimpin Transportasi se-ASEAN
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Direktorat Jenderal...
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Tegaskan Keselamatan Bersepeda
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bertemu Dubes UEA, Menhub...
Bertemu Dubes UEA, Menhub Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved