Rupiah Berdiri Kokoh di Zona Hijau Hingga Sesi Akhir Perdagangan

Senin, 12 Maret 2018 - 17:11 WIB
Rupiah Berdiri Kokoh...
Rupiah Berdiri Kokoh di Zona Hijau Hingga Sesi Akhir Perdagangan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Senin (12/3/2018) berakhir kokoh di zona hijau untuk menutup tren penguatan sepanjang hari ini. Pergerakan positif mata uang Garuda terjadi euro mencetak kenaikan seiring USD yang mulai terbebani di tengah kekhawatiran perang dagang global.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan berada pada posisi Rp13.766/USD atau masih tertahan di zona hijau dibanding penutupan sebelumnya Rp13.785/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.763-Rp13.777/USD.

Menurut data Bloomberg di sesi penutupan perdagangan, rupiah bertengger di level Rp13.765/USD atau semakin lebih baik dari penutupan akhir pekan kemarin Rp13.797/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.750-Rp13.780/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berada pada level Rp13.770/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah mulai pulih dibanding penutupan sebelumnya dan biliat dilihat dari sesi siang mendatar.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.768/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.794/USD.

Seperti dilansir Reuters, euro naik menjadi 1,2328 terhadap USD atau bertambah 0,2 persen. Mata uang tunggal, setelah awal yang kuat sampai 2018, berada di bawah puncak tertinggi tiga tahun pada bulan Februari di level 1,2556.

Dolar sendiri cenderung turun saat risk appetite meningkat, ketika reenback terhadap beberapa mata uang utama lainnya mengalami pelemahan tipis 0,1%. Di sisi lain data pertumbuhan ketenagakerjaan AS menguat seperti dirilis Jumat kemarin dimbangi oleh kenaikan upah yang cebnderung melambat.

Kondisi tersebut membuat para pelaku pasat menyakini bahwa Fed akan menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini. Sedangkan poundsterling meningkat 0,2% untuk diperdagangkan pada level 1,3871 saat melawan USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
7 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
7 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
8 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
8 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved