Rupiah Siang Merayap Naik Saat IHSG Terus Merosot ke Level 6.219
Selasa, 20 Maret 2018 - 12:52 WIB
Rupiah Siang Merayap Naik Saat IHSG Terus Merosot ke Level 6.219
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini, Selasa (20/3/2018) merayap naik, dengan perubahan yang tidak terlalu besar. Percobaan mata uang Garuda untuk berbalik ke zona hijau terjadi, justru saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berkutat di zona merah untuk terus merosot dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.763/USD atau meningkat tipis dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.764/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.753-Rp13.764/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.761/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan kemarin ke posisi Rp13.765/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.756-Rp13.771/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.761/USD. Posisi rupiah ini mulai pulih dibanding penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.761/USD. Rupiah terlihat menguat dari posisi kemarin Rp13.765/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini terus jatuh ke level 6.219,71 usai kehilangan 69,87 poin atau setara dengan 1,11% saat tadi pagi dibuka turun 0,37% atau 22,99 poin menjadi 6.266,58. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup jatuh 0,24% atau 15,38 poin ke posisi 6.289,57.
Sektor saham dalam negeri mayoritas melemah dipimpin kejatuhan paling dalam infrastruktur sebesar 2,16% diikuti industri dasar 1,62%. Sedangkan satu-satunya sektor yang menguat dialami aneka industri naik tipis 0,07%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,75 triliun dengan 5,61 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp451,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,62 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,17 triliun. Tercatat 87 saham naik, 253 turun dan 122 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) serta PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.763/USD atau meningkat tipis dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.764/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.753-Rp13.764/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.761/USD atau lebih baik dibandingkan penutupan kemarin ke posisi Rp13.765/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.756-Rp13.771/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.761/USD. Posisi rupiah ini mulai pulih dibanding penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.761/USD. Rupiah terlihat menguat dari posisi kemarin Rp13.765/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini terus jatuh ke level 6.219,71 usai kehilangan 69,87 poin atau setara dengan 1,11% saat tadi pagi dibuka turun 0,37% atau 22,99 poin menjadi 6.266,58. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup jatuh 0,24% atau 15,38 poin ke posisi 6.289,57.
Sektor saham dalam negeri mayoritas melemah dipimpin kejatuhan paling dalam infrastruktur sebesar 2,16% diikuti industri dasar 1,62%. Sedangkan satu-satunya sektor yang menguat dialami aneka industri naik tipis 0,07%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,75 triliun dengan 5,61 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp451,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,62 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,17 triliun. Tercatat 87 saham naik, 253 turun dan 122 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) serta PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA).
(akr)
Lihat Juga :