BI Ingatkan Pentingnya Pengendalian Inflasi

Rabu, 28 Maret 2018 - 00:03 WIB
BI Ingatkan Pentingnya...
BI Ingatkan Pentingnya Pengendalian Inflasi
A A A
MANADO - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) mengingatkan pengendalian Inflasi memegang peranan penting dalam perekonomian. Kepala Perwakilan BI Sulut Soekowardojo mengutarakan, pencapaian angka inflasi Sulawesi Utara yang lebih rendah dibandingkan dengan target nasional yaitu sebesar 2,44% dibanding target 2017 sebesar 4%±1 adalah bukti sinergitas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

"Upaya menjaga kestabilan harga barang dan jasa menjadi suatu keniscayaan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat, stabil, serta mampu dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Pencapaian ini dihasilkan melalui sinergitas dan kerjasama yang baik dari seluruh lembaga yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah," ujarnya di hadapan peserta Rapat Koordinasi High Level dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Se Sulawesi Utara di Manado.

Dalam kegiatan tersebut digelar juga penandatangan lembar pengesahan program kerja TPID Tahun 2018 yang telah disusun bersama dengan seluruh anggota dan sekretariat TPID Sulut. Program Kerja ini diharapkan mampu menjadi instrumen yang tepat dalam upaya menjaga kestabilan harga barang dan jasa di Sulut berada pada rentang angka yang telah ditetapkan sebagai target di tahun 2018.

Sementara itu, Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, menerangkan pentingnya ketersediaan pangan seperti beras, minyak goreng, bawang, cabai, gula pasir dan daging serta upaya mengendalikan harganya di pasaran agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kita diharapkan dapat terus menjaga ketersediaan pangan serta mengajak para pedagang untuk turut membantu dalam upaya pengendalian harga pangan di pasaran, diantaranya dengan tidak menetapkan harga di atas HET jika pangan tersebut sudah ditetapkan HET-nya," kata Silangen.

Disamping itu, dia meminta seluruh TPID kabupaten/kota lebih aktif mengingatkan para pedagang, termasuk bagi pedagang pengumpul dan penyalur, untuk mengutamakan pangan lokal atau produk lokal Sulut utamanya untuk kebutuhan bahan pokok (Bapok) yang sering mempengaruhi inflasi.

"Kita harus lebih aktif mengimbau para pedagang agar selalu mengutamakan pangan lokal, tidak mempermainkan harga dan tidak terpengaruh informasi kenaikan harga di daerah lain. Penimbunan Bapok juga harus dicegah karena dapat menyebabkan melonjaknya harga pasar, serta dapat mengakibatkan terjadinya inflasi,"k atanya.

Silangen menyarankan perlunya koordinasi Perangkat Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota serta lembaga terkait dalam melakukan operasi pasar serta pemaksimalan teknologi cerdas command center untuk pengendalian inflasi daerah.

"Teknologi cerdas Command Center adalah upaya penyelesaian permasalahan gejolak harga secara cepat, pemantauan harga dengan cepat melalui informasi dan teknologi secara terpusat memberikan kesempatan kepada masyarakat konsumen dan produsen untuk memberikan informasi secara tepat, serta mempermudah masyarakat mendapat informasi harga pasar terkini," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
39 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Jokowi Ingatkan Kegentingan...
Jokowi Ingatkan Kegentingan Global Setelah 3 Bank di AS Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved