Harga Minyak Dunia Makin Mahal Saat Aktivitas Pengeboran AS Melemah

Senin, 02 April 2018 - 09:54 WIB
Harga Minyak Dunia Makin...
Harga Minyak Dunia Makin Mahal Saat Aktivitas Pengeboran AS Melemah
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada perdagangan awal pekan hari ini meningkat, terangkan oleh penurunan aktivitas pengeboran Amerika Serikat (AS). Ditambah ekspektasi bahwa Negeri Paman Sam -julukan AS- tersebut berpeluang memberikan kembali sanksi terhadap Iran.

Seperti dilansir Reuters, Senin (2/4/2018) harga minyak mentah AS berada di level USD65,21 per barel pada pukul 01.22 GMT, atau meningkat 27 sen yang setara dengan 0,4% dari penutupan sebelumnya. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent mencapai USD 69,71 per barel dengan tambahan 37 sen atau 0,55%.

Di sisi lain harga minyak mentah berjangka Shanghai September ISCc1 berada di posisi 415,6 yuan atau USD66,26 per barel atau lebih tinggi 0,9%. Meski begitu Kepala Perdagangan Asia Pasifik OANDA Stephen Innes mengatakan pasar minyak masih gugip terkait apakah pemerintah AS tetap menjaga kesepakatan nuklir yang rapuh dengan Iran.

Menurutnya raihan positif harga minyak juga ditopang oleh laporan mingguan bahwa ada penurunan aktivitas pengeboran untuk produksi minyak baru di Amerika Serikat. Pengeboran AS memang tujuh rig minyak dalam pekan ini hingga 29 Maret sehingga otal turun menjadi 797 rig.

Perusahaan jasa energi General Electric Co (GE.N) Baker Hughes mengungkapkan, dalam laporannya yang berjalan ketat saat untuk pertama kalinya dalam tiga minggu bahwa penghitungan rig jatuh. Harga minyak umumnya didukung oleh pengendalian pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, yang dimulai pada 2017 untuk mengendalikan kelebihan pasokan dan menaikkan harga.

Meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China kemungkinan akan membebani dan menjadi sentimen negatif yang dapat membuat perdagangan volatil dalam beberapa hari mendatang, menurut para pedagang dan analis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
26 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved