Rupiah Dibuka Menguat Usai Libur Panjang, USD Stabil Lawan Yen

Senin, 02 April 2018 - 10:20 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat Usai Libur Panjang, USD Stabil Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan, Senin (2/4/2018) dibuka menguat, meski masih berada di kisaran level Rp13.750/USD. Membaiknya rupiah terjadi saat mata uang negeri Paman Sam menghentikan rally ketika para pelaku pasar waspada terhadap ketegangan perdagangan yang semakin memanas.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.750/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menanjak naik dibandingkan posisi perdagangan sebelum libur panjang Rp13.756/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan setelah libur panjang Paskah berada di level Rp13.746/USD atau lebih baik dari sebelumnya pada posisi Rp13.766/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.736-Rp13.764/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan awal ada di posisi Rp13.758/USD atau berada dalam jalur positif dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.760/USD meski tidak terlalu besar. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.738-Rp13.760/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar bertahan stabil terhadap Yen di awal bulan April, untuk sedikit mengambil jeda usai raly pekan lalu. Pergerakan USD terjadi di tengah kekhawatiran yang terus muncul atas perdagangan Amerika dan China.

USD diperdagangan pada level 106,30 saat melawan Yen Jepang ketika sempat naik lebih dari 1,5% pekan lalu untuk menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak September 2017. Mata uang AS lebih tinggi terhadap Yen terbantu oleh sinyal China dan AS bakal menghindari perang dagang besar-besaran, dan berharap muncul sebuah terobosan diplomatik atas program nuklir Korea Utara.

Namun, mengingat ketegangan perdagangan AS-China yang terus memanas, beberapa analis mengatakan kenaikan dolar terhadap yen mungkin terbatas dalam waktu dekat. Tercatat terhadap enam mata uang utama, dolar terakhir berdiri pada posisi 89,967 setelah jatuh dari peringkat ertinggi satu minggu di level 90,178 Kamis lalu. Euro bertahan stabil pada level 1,2321 saat melawan USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
31 menit yang lalu
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
1 jam yang lalu
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
2 jam yang lalu
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
3 jam yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved