Festival Pasir Putih Danau Toba Sukses Tarik Hati Wisman

Senin, 02 April 2018 - 04:09 WIB
Festival Pasir Putih...
Festival Pasir Putih Danau Toba Sukses Tarik Hati Wisman
A A A
JAKARTA - Festival Pasir Putih di Pantai Situngkir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Sabtu (31/3), berlangsung sukses. Event ini mampu menarik minat wisatawan. Festival Pasir Putih merupakan kegiatan pertama dari rangkaian Horas Samosir Fiesta.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba(BPODT) Arie Prasetyo, Ketua LIPI, dan Sekjen PUPR, Bupati Kabupaten Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Kabupaten Samosir Juang Sinaga, Kepala Dinas Pariwisata Samosir Ombang Siboro, dan para tamu undangan.

Pelaksanaan Festival Pasir Putih ini semakin semarak karena bertepatan dengan libur long weekend. Wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara pun terlihat antusias mengabadikan kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi dan datang ke acara ini. Begitu juga panitia dari Kabupaten Samosir yang sudah lebih siap melaksanakan event tahunan ini,” tutur Dirut BPODT Arie Prasetyo, Minggu (1/4/2018).

Festival Pasir Putih ini terdiri dari beberapa rangkaian acara. Seperti, Manguras Tao, Kirab Budaya, Tortor Partutuaek Kolosal, Perlombaan Tradisional air, juga hiburan rakyat lainnya.

Ritual ini dilakukan oleh tokoh-tokoh adat di Rumah Batak Huta Bur Bur Situngkir. Ada juga iring-iringan bersama-sama ke Pantai Situngkir. Ritual berikutnya berlangsung di tepi Danau Toba yaitu ‘Manguras Tao’ yang merupakan praktik pembersihan dan repurifikasi secara simbolik Danau Toba.

“Beragamnya event tahunan di Toba, menjadi bukti nyata bahwa pariwisata Indonesia memiliki banyak warna. Dan juga mampu menarik wisatawan baik lokal maupun internasional,” katanya.

Menurutnya, kesuksesan acara ini sejalan dengan target mendatangkan 1 juta wisatawan mancanegara ke Kawasan Danau Toba. Tentunya sampai akhir tahun 2019.

“Saat wisatawan datang ke suatu tempat, dan memiliki banyak agenda pariwisata, wisatawan akan semakin betah. Dan dapat membuat mereka ingin balik lagi. Kekuatan ini harus dilakukan dengan memberikan promosi sebanyak-banyaknya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, aspek budaya lokal Batak yang khas dan unik harus dileastarikan. Khususnya Batak Toba. Karena, kegiatan adat dapat dijadikan atraksi sebagai daya tarik wisata. Lewat cara ini juga budaya tradisional mampu melawan globalisasi teknologi.

“Badan Pelaksana Otorita Danau Toba hadir bukan bekerja sendirian tapi kami turut bekerja bersama pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat untuk mensukseskan pariwisata di Kawasan Danau Toba,” tutupnya.

Apresiasi diberikan Menteri Pariwisata Arief Yahya terhadap Festival Pasir Putih. Terlebih, Danau Toba adalah destinasi prioritas. Untuk itu, Menpar tidak henti-hentinya mengingatkan untuk memperhatikan aspek 3A. Yaitu Amenitas, Atraksi, juga Aksesibilitas.

“Untuk membangun sebuah destinasi wisata, harus diperhatikan 3A. Bagaimana dengan Atraksi Pariwisata yang akan dikembangkan? Bagaimana kesiapan Akses? Dan dukungan Amenitas-nya? Kalau itu sudah kuat semua, masih ada satu lagi yang 50% paling menentukan sukses tidaknya sebuah program, yakni CEO Commitment,” tuturnya.

Menurutnya, komitmen pimpinan daerah, dari Gubernur, Bupati dan Walikota, akan menentukan apakah suatu daerah serius membangun pariwisata. Atau justru sebaliknya.

“Peran CEO atau Gubernur, Bupati, Walikota, itu menentukan 50% kesuksesan daerah dalam membangun sektor pariwisata. Di awali dengan komitmen orang nomor satu di daerah itu, maka semua program dengan mudah akan berjalan. Begitu pun sebaliknya. Karena tugas pemimpin itu menentukan arah dan mengalokasikan sumberdaya,” paparnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kapal MS Silver Muse...
Kapal MS Silver Muse Bawa 547 Wisatawan, Dinas Pariwisata Sulsel: Ini Menandai Ekonomi Bangkit
Kemenparekraf Bersiap...
Kemenparekraf Bersiap Buka Keran Wisatawan Mancanegara
Pertama Kali Usai Pandemi,...
Pertama Kali Usai Pandemi, Sumenep Kembali Ramai Dikunjungi Ratusan Wisman
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Karantina Wisman Dihapus,...
Karantina Wisman Dihapus, Peningkatan Kunjungan ke Bali Sentuh 200%
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik Lima Kali Lipat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved