Wisman Asal China Masih Dominasi Kunjungan ke Manado

Selasa, 03 April 2018 - 14:57 WIB
Wisman Asal China Masih...
Wisman Asal China Masih Dominasi Kunjungan ke Manado
A A A
MANADO - Jumlah kunjungan warga negara asing (WNA) yang mendarat langsung ke Bandara Sam Ratulangi sejak 1 Januari hingga 31 Maret 2018 mencapai 29.653 orang dan 17.423 orang diantaranya ialah perempuan. Total angka keseluruhan tersebut berasal dari penumpang Singapura Silk Air yang datang secara reguler sebanyak 4 kali per minggunya sebanyak 3.290 orang.

Penumpang yang datang berasal dari kota-kota di China seperti Shenzen, Guang Zhou, Shanghai. Sementara jumlah penumpang Lion Air dan Citilink sebanyak 26.234 orang, sedangkan 129 orang lainnya datang ke Manado lewat pesawat charter dalam rangka kunjungan pribadi, medis, militer, teknikal, pengisian bahan bakar dan lain-lain.

Secara rinci, kedatangan WNA per Januari sebanyak 8.564 orang, Februari 10.882 orang dan Maret sebanyak 10.207.orang. Nampak terjadi penurunan dari bulan Februari ke bulan Maret, itu terjadi karena Pesawat charter Citilink hanya mengangkut penumpang pada bulan Februari 2018.

Kepala Subseksi Lintas Batas Bandara Samratulangi Kenneth Rompas menyatakan selama 2018 ini dalam pemeriksaan keimigrasian di area kedatangan tidak pernah terjadi masalah walaupun hampir setiap hari ada penerbangan.

“Tidak terjadi masalah, misalnya tidak ada yang ditolak masuk karena alasan namanya masuk ke dalam daftar penangkalan maupun tidak ada seorangpun yang tidak memenuhi syarat untuk masuk ke wilayah Indonesia,” jelasnya, Selasa (3/4/2018).

Sebaliknya di area keberangkatan juga tidak pernah terjadi masalah yang berarti kecuali pada tanggal 19 Maret yang lalu ada penolakan keberangkatan bagi seorang WNI yang bersama 21 orang lainnya yang akan melakukan group Tour ke Hongkong via Singapura.

Dia ditolak keberangkatannya karena paspornya rusak yang menurut pengakuannya terkena banjir di daerah Manado sehingga kami menyarankan agar Ia mengganti paspornya terlebih dahulu.

Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Sulut mengharapkan pada akhirnya kedatangan Wisaman akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi mereka yang terlibat dalam sektor-sektor pariwisata misalnya penyedia jasa transportasi, kuliner, suvenir maupun perhotelan dan lain-lain.

“Perlu mendapat perhatian juga ialah sikap kita terhadap para turis yang datang dari jarak yang sangat jauh misalnya Amerika, Inggris dan negara-negara Eropa lainnya yang mayoritas dari mereka melakukan perjalanan wisata bahari atau berlibur di cottage-cottage atau resort-resort dipinggir laut dalam waktu rata-rata 6-7 hari. Karena devisa negara dari mereka bukan jumlah sedikit,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertama Kali Usai Pandemi,...
Pertama Kali Usai Pandemi, Sumenep Kembali Ramai Dikunjungi Ratusan Wisman
Wagub Bali Respons Wacana...
Wagub Bali Respons Wacana Wisman Dikenai Pajak: Pariwisata Bali Akan Makin Berkualitas
Kunjungan Wisatawan...
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik Lima Kali Lipat
Karantina Wisman Dihapus,...
Karantina Wisman Dihapus, Peningkatan Kunjungan ke Bali Sentuh 200%
Sambut Wisatawan Internasional,...
Sambut Wisatawan Internasional, Turki Gencarkan Vaksinasi Pekerja Pariwisata
10 Kota yang Meraih...
10 Kota yang Meraih Pendapatan Besar dari Wisatawan, Nomor 4 dan 9 dari Asia
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
24 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
42 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved