Rupiah Siang Stabil, IHSG Tertahan di Level 6.230
Rabu, 04 April 2018 - 12:45 WIB
Rupiah Siang Stabil, IHSG Tertahan di Level 6.230
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I perdagangan tengah pekan hari ini masih kokoh di zona hijau sejak pembukaan pagi tadi. Kenaikan bursa saham Tanah Air mengiringi nilai tukar rupiah yang balik melawan terhadap dolar Amerika Serikat (USD), meski tidak terlalu besar.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.759/USD atau sedikit membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.760/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.748-Rp13.763/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.761/USD atau mulai menanjak naik dari sebelumnya Rp13.764/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.745-Rp13.764/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona hijau pada level Rp13.760/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya Rp13.765/USD.
Tren lonjakan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang berada pada posisi Rp13.759/USD. Posisi rupiah tercatat meningkat 11 poin dari sebelumnya Rp13.770/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan tengah pekan bertambah 0,03% atau 1,85 poin ke posisi 6.230,87 setelah pada sesi pagi meningkat 11,97 poin yang setara 0,19% menjadi 6.240,98. Pada perdagangan kemarin, IHSG menyusut ke level 6.229,01 usai kehilangan 0,19% atau 11,56 poin.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,77 triliun dengan 8,05 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp285,06 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,64 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,35 triliun. Tercatat 190 saham naik, 150 turun dan 159 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Siantar Top Tbk. (STTP) serta PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.759/USD atau sedikit membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.760/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.748-Rp13.763/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp13.761/USD atau mulai menanjak naik dari sebelumnya Rp13.764/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.745-Rp13.764/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona hijau pada level Rp13.760/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya Rp13.765/USD.
Tren lonjakan Rupiah juga terlihat pada data SINDOnews bersumber dari Limas, yang menunjukan siang berada pada posisi Rp13.759/USD. Posisi rupiah tercatat meningkat 11 poin dari sebelumnya Rp13.770/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan tengah pekan bertambah 0,03% atau 1,85 poin ke posisi 6.230,87 setelah pada sesi pagi meningkat 11,97 poin yang setara 0,19% menjadi 6.240,98. Pada perdagangan kemarin, IHSG menyusut ke level 6.229,01 usai kehilangan 0,19% atau 11,56 poin.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,77 triliun dengan 8,05 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp285,06 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,64 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,35 triliun. Tercatat 190 saham naik, 150 turun dan 159 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Siantar Top Tbk. (STTP) serta PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(akr)