IHSG Sesi Pagi Stabil Iringi Pergerakan Variasi Bursa Asia
Jum'at, 06 April 2018 - 09:37 WIB
IHSG Sesi Pagi Stabil Iringi Pergerakan Variasi Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (6/4/2018) dibuka mendatar, dengan tambahan yang tidak terlalu besar. IHSG sempat bertambah 5,12 poin atau setara 0,08% menjadi 6.188,35.
Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir menguat ke level 6.183,2 usai meningkat 26.13 poin atau 0,42% ketika bursa Asia secara keseluruhan lebih tinggi. Sementara sektor saham dalam negeri pada sesi pagi di akhir pekan, terlihat variatif dipimpin kenaikan properti 0.14% sedangkan kejatuhan terdalam dialami aneka industri 0,55%.
Adapun nilai transaksi bursa Indonesia pada sesi pembukaan hari ini tercatat Rp24 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp2,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp15,80 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp13,59 miliar. Tercatat 22 saham naik, 7 turun dan 14 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) mendatar pada level Rp1.345, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) meningkat Rp1.250 menjadi Rp74.400 dan PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) naik menjadi Rp815.
Selain itu saham yang melemah yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) menyusut Rp350 menjadi Rp10.650, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berkurang Rp100 ke level Rp7.550 serta PT PP (Persero) Tbk (PTPP) turun Rp30 menjadi Rp2.730.
Di sisi lain pasar saham Asia diperdagangkan bervariasi, ketika Presiden Donald Trump mengatakan kepada para pejabat perdagangan Amerika Serikat untuk mempertimbangkan tarif ekstra terhadap China dengan nilai mencapai USD100 miliar.
Seperti dilansir CNBC, indeks Nikkei Jepang menyerah untuk diperdagangkan lebih rendah 0,15% dan Topix yang lebih luas turun sebesar 0,09%. Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan tergelincir 0,28% untuk memangkas penurunan tajam yang sempat terlihat sebelumnya.
Penurunan juga dialami bursa Australia saat indeks ASX 200 turun tipis 0,21%. Indeks Hang Seng di Hong Kong meningkat 1% setelah sempat ditutup karena liburan. Sektor keuangan membebani diperdagangkan pada wilayah positif serta indeks kelas berat Tencent naik 2,46%. Sedangkan pasar saham daratan China, Taiwan dan Thailand ditutup.
Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir menguat ke level 6.183,2 usai meningkat 26.13 poin atau 0,42% ketika bursa Asia secara keseluruhan lebih tinggi. Sementara sektor saham dalam negeri pada sesi pagi di akhir pekan, terlihat variatif dipimpin kenaikan properti 0.14% sedangkan kejatuhan terdalam dialami aneka industri 0,55%.
Adapun nilai transaksi bursa Indonesia pada sesi pembukaan hari ini tercatat Rp24 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp2,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp15,80 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp13,59 miliar. Tercatat 22 saham naik, 7 turun dan 14 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) mendatar pada level Rp1.345, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) meningkat Rp1.250 menjadi Rp74.400 dan PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) naik menjadi Rp815.
Selain itu saham yang melemah yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) menyusut Rp350 menjadi Rp10.650, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) berkurang Rp100 ke level Rp7.550 serta PT PP (Persero) Tbk (PTPP) turun Rp30 menjadi Rp2.730.
Di sisi lain pasar saham Asia diperdagangkan bervariasi, ketika Presiden Donald Trump mengatakan kepada para pejabat perdagangan Amerika Serikat untuk mempertimbangkan tarif ekstra terhadap China dengan nilai mencapai USD100 miliar.
Seperti dilansir CNBC, indeks Nikkei Jepang menyerah untuk diperdagangkan lebih rendah 0,15% dan Topix yang lebih luas turun sebesar 0,09%. Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan tergelincir 0,28% untuk memangkas penurunan tajam yang sempat terlihat sebelumnya.
Penurunan juga dialami bursa Australia saat indeks ASX 200 turun tipis 0,21%. Indeks Hang Seng di Hong Kong meningkat 1% setelah sempat ditutup karena liburan. Sektor keuangan membebani diperdagangkan pada wilayah positif serta indeks kelas berat Tencent naik 2,46%. Sedangkan pasar saham daratan China, Taiwan dan Thailand ditutup.
(akr)
Lihat Juga :