Burung-Burung Besi yang Kian Mengepak

Senin, 09 April 2018 - 06:06 WIB
Burung-Burung Besi yang...
Burung-Burung Besi yang Kian Mengepak
A A A
LION Air sepertinya tak pernah surut membetot perhatian publik nasional. Tak cuma urusan pelayanan dalam penerbangannya yang kerap dipergunjingkan, tetapi juga langkah-langkah bisnis yang terus digalakkan. Langkah bisnis terbaru yang membetot perhatian publik adalah pengadaan sebanyak 380 unit mesin LEAP-1A dari CFM International senilai US$5,5 miliar atau sekitar Rp75,35 triliun.

Di luar itu, perusahaan milik Rusdi Kirana (mantan anggota wantipres yang sekarang jadi dubes Malaysia) ini juga memesan sebanyak 544 unit mesin LEAP-1B yang digunakan untuk pesawat besutan Boeing, seperti 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 10. Saat ini, Lion Group telah tercatat sebagai perusahaan pengguna mesin LEAP terbesar di dunia. Total mesin yang dipesannya mencapai 924 unit atau senilai US$13,4 miliar.

Pihak Lion menyatakan bahwa semua pengadaan mesin pesawat tadi merupakan bagian dari pesawat-pesawat yang sebelumnya sudah mereka pesan. Nah, pemesanan mesin-mesin itu dimungkinkan lantaran perjanjian yang Lion teken dengan para pabrikan memberikan opsi untuk itu. "Airbus pun memberi pilihan mau pakai mesin apa. Pertimbangannya bisa harga, fasilitas, after sale service, dan lain-lain," ujar Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Air, Kamis (5/4/2018) pekan lalu.

Dengan cara itu, Lion bisa memilih dan memilah mesin-mesin pesawat berteknologi terbaru yang bisa lebih hemat bahan bakar dan mudah perawatannya. Artinya, ada keuntungan yang didapat Lion dengan perjanjian yang bisa direnegosiasi terkait penggunaan mesin atau pesawat yang telah dipesannya. "Iya, sangat berpengaruh terhadap harga pesawat. Apa yang kami lakukan pasti punya benefit," katanya lagi.

Lion Air juga semakin melengkapi armadanya di wilayah operasi Indonesia. Mereka akan menambah delapan pesawat Airbus 320 untuk Batik Air. Untuk Wings Air, mereka akan menambah 16 pesawat jenis ATR. Sementara, Lion Air sendiri akan menambah dua pesawat jenis Boeing 737 Max 9. Kini, total pesawat Batik berjumlah 54 unit, Wings 54 unit, dan Lion Air 132 pesawat.

Dengan kekuatan armada tersebut apa yang akan dilakukan Lion Group ke depan? Dan bagaimana dengan maskapai lainnya menghadapi terobosan Lion Group di industri penerbangan? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 06/VII/2018 yang terbit Senin (9/4/2018) hari ini.

Burung-Burung Besi yang Kian Mengepak
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
11 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
47 menit yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
1 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
2 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
4 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
13 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved