TransNusa Kembali Buka Penerbangan Jakarta-Jogja, Segini Harga Tiketnya
Rabu, 28 September 2022 - 23:55 WIB
loading...
TransNusa kembali membuka rute penerbangan Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Bali. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) kembali membuka penerbangan rute dometik terbaru Jakarta – Bali dan Jakarta - Yogyakarta, mulai Rabu, 28 September 2022. Diskon hingga 28 persen diberikan kepada calon penumpang yang memesan tiket mulai 28 September hingga 5 Oktober 2022.
Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto mengatakan pihaknya melayani penerbangan Jakarta (CGK) menuju Bali (DPS) lima kali sehari pergi pulang, dengan harga mulai dari Rp 800.000 per perjalanan. Sedangkan penerbangan Jakarta (CGK) menuju Yogyakarta (YIA) dilayani dua kali pergi pulang dengan harga mulai dari Rp 500.000 perperjalanan. Penerbangan dimulai 6 Oktober mendatang.
Bayu mengatakan pihaknya akan menghadirkan layanan transportasi udara dengan konsep maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low-Cost Carrier (LCC) terkini dan tetap nyaman bagi penumpang. “Kami berharap dapat menjadi pendukung besar pada pertumbuhan industri penerbangan,” kata Bayu dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).
Lihat SINDOgrafis: Rumor Xi Jinping Dikudeta, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Dia mengatakan saat ini menjadi momentum yang tepat dengan melihat besarnya kapasitas penumpang dari tahun ke tahun, juga peningkatan mobilitas masyarakat pascapandemi Covid-19. Berdasarkan data terbaru dari Kemenperin, jumlah penumpang yang mengudara di Indonesia diperkirakan meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya.
Direktur Utama TransNusa Bayu Sutanto mengatakan pihaknya melayani penerbangan Jakarta (CGK) menuju Bali (DPS) lima kali sehari pergi pulang, dengan harga mulai dari Rp 800.000 per perjalanan. Sedangkan penerbangan Jakarta (CGK) menuju Yogyakarta (YIA) dilayani dua kali pergi pulang dengan harga mulai dari Rp 500.000 perperjalanan. Penerbangan dimulai 6 Oktober mendatang.
Bayu mengatakan pihaknya akan menghadirkan layanan transportasi udara dengan konsep maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low-Cost Carrier (LCC) terkini dan tetap nyaman bagi penumpang. “Kami berharap dapat menjadi pendukung besar pada pertumbuhan industri penerbangan,” kata Bayu dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).
Lihat SINDOgrafis: Rumor Xi Jinping Dikudeta, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Dia mengatakan saat ini menjadi momentum yang tepat dengan melihat besarnya kapasitas penumpang dari tahun ke tahun, juga peningkatan mobilitas masyarakat pascapandemi Covid-19. Berdasarkan data terbaru dari Kemenperin, jumlah penumpang yang mengudara di Indonesia diperkirakan meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya.
Lihat Juga :