300 Pekerja Migran Asal Banten Terdaftar Sebagai Peserta BPJS-TK

Kamis, 12 April 2018 - 00:16 WIB
300 Pekerja Migran Asal...
300 Pekerja Migran Asal Banten Terdaftar Sebagai Peserta BPJS-TK
A A A
SERANG - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Wilayah Banten mencatat 300 tenaga kerja indonesia (TKI) atau pekerja migran asal Banten terdaftar sebagai peserta baru. Kepesertaan TKI dalam BPJS-TK merupakan kewajiban demi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Hingga kini (2018), baru 300 TKI yang tercatat. Itu di wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, Pandeglang dan Lebak," kata Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Teguh Purwanto, Rabu (11/4/2018).

Dia menjelasakan, sedikitnya jumlah TKI yang mengikuti kepesertaan BPJS-TK disebabkan Provinsi Banten bukan kantong TKI, tidak seperti di wilayah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, NTB, dan Lampung. "Kalau pun ada, tidak signifikan. Jadi tidak banyak, beda dengan provinsi lain," ujarnya.

Sejauh ini, BPJS KT Banten sudah memberikan klaim kepada TKI asal Lampung yang berada di PJTKI Kota Tangerang yang meninggal dunia terkena serangan jantung dan meninggal di kamar mandi saat proses pelatihan di BLK. Santunan yang diberikan senilai Rp85 juta. Bahkan, sang anak mendapat beasiswa hingga sarjana.

Direktur Utama BPJS-TK, Agus Susanto menambahkan layanan pendaftaran mandiri BPJS Ketenagakerjaan selain dapat diakses melalui aplikasi BPJSTKU di Android, dapat juga diakses melalui website www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan Aplikasi Smart Embassy.

"Jaminan sosial ini untuk melindungi seluruh TKI yang akan, sedang, ataupun sudah bekerja di luar negeri. Para TKI ini nantinya akan mendapatkan tiga manfaat jaminan, yakni JKK, JK, dan JHT," katanya.

Berdasarkan data, 160 ribu pekerja migran sudah terdafar sebagai peserta BPJS TK. Menurut Agus, jumlah tersebut belum sebanding dengan jumlah pekerja migran saat ini yang jumlahnya jutaan. "Untuk mencapai target, kami berikan pelayanan secara digital dan bekerja sama dengan lembaga di negara para pekerja," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BP2MI Ingatkan BPJS...
BP2MI Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Lebih Maksimal Lindungi PMI
Gaji Tak Juga Dibayar...
Gaji Tak Juga Dibayar Perusahaan, Pekerja Pembersih Lahan Geruduk Disnaker Riau
Berikan Pelayanan Kesehatan...
Berikan Pelayanan Kesehatan untuk Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Radjak Hospital Cengkareng
5.343 Tenaga Kerja Asing...
5.343 Tenaga Kerja Asing di Morowali Jadi Peserta BPJamsostek
RS Delta Surya Sidoarjo...
RS Delta Surya Sidoarjo Bagikan BPJS Ketenagakerjaan Gratis ke Pekerja Rentan
Serapan Tenaga Kerja...
Serapan Tenaga Kerja Naik, Menaker: Tantangan Bagi BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
16 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
52 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved