IHSG dan Bursa Asia Kompak Memerah di Akhir Sesi Perdagangan

Kamis, 12 April 2018 - 16:48 WIB
IHSG dan Bursa Asia...
IHSG dan Bursa Asia Kompak Memerah di Akhir Sesi Perdagangan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan, Kamis (12/4/2018) berakhir memerah untuk melengkapi kejatuhan mayoritas bursa utama Asia. Sore ini, bursa saham Tanah Air turun 50,13 poin atau 0,79% ke level 6.310,80.

Pada perdagangan sesi pagi tadi, masih berkutat di zona merah usai kehilangan 58,10 poin yang setara 0,91% di posisi 6.302,84 setelah pagi tadi mengawali perdagangan hari ini turun 10.740 poin (0,169%) menjadi 6.350,19 poin dibandingkan penutupan Rabu (11/4) sebesar 6.360,93 poin.

Hingga pada sesi akhir perdagangan hari ini, sektor saham bergerak tanpa terkecuali di zona merah. Aneka industri terlihat melemah paling dalam 2.30% diikuti penyusutan Infrastruktur mencapai 1,61%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,31 triliun dengan 8,46 miliar saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp752,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,59 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,83 triliun. Tercatat 147 saham naik, 233 turun dan 133 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) meningkat Rp200 menjadi Rp4.900, PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) bertambah Rp80 menjadi Rp3.100 serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik Rp75 ke posisi Rp8.650.

Selain itu saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp850 menjadi Rp76.650, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) berkurang Rp700 ke level Rp8.800 serta PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp225 menjadi Rp7.725.

Mayoritas bursa saham Asia pada akhir perdagangan, Kamis (12/4) tercatat lebih rendah di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia di Suriah. Kepercayaan investor yang terlihat menguat pada awal pekan menjadi goyah dalam sesi sebelumnya saat ketegangan geopolitik terus mencuat.

Indeks Nikkei Jepang melemah 0,12% atau 26,82 poin hingga ditutup pada posisi 21.660,28. Selanjutnya indeks Topix yang lebih luas juga semakin merayap usai kehilangan sebesar 0,39% ketika produsen sektor minyak tergelincir, sedangkan sektor konsumer mencetak sedikit keuntungan saat investor masih mencerna laporan pendapatan.

Di tempat lain, indeks Kospi menyerah untuk semakin terperosok ke level 2.442,71 setelah tergelincir 0,06% yang setara dengan 1,51 poin. Namin saham terkait dengan migas dan sebagian besar sektor teknologi justru melaju saat Samsung Electronics menutup sesi lewat kenaikan 0,29%.

Bursa utama Australia, ASX 200 ditutup lebih rendah sebesar 0,23% menjadi 5.815,50 ketika kenaikan subindeks materials dan energi, terbebani oleh kejatuhan sektor industri ditambah sektor keuangan merosot cukup tajam 0,44%.

Selanjutnya giliran indeks Hang Seng, Hong Kong yang menghapus keuntungan di awal perdagangan untuk kemudian menyusut 0.22% ke posisi 30.831,28. Meski kenaikan harga minyak menopang saham sektor energi lebih tinggi, tapi sektor teknologi justru mencetak kinerja buruk.

Pasar saham di daratan China tidak terkecuali juga menutup sesi perdagangan pada teritori negatif. Komposit Shanghai tergelincir 0,87% untuk kemudian berakhir pada level 3.180,20 dan komposit Shenzhen menjelang akhir pekan menutup lebih rendah 0,58% pada posisi 1.840,27.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
5 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
5 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
5 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
5 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
6 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
6 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved