Data Neraca Perdagangan Bantu IHSG Pulang Menguat 16,42 Poin

Senin, 16 April 2018 - 16:35 WIB
Data Neraca Perdagangan...
Data Neraca Perdagangan Bantu IHSG Pulang Menguat 16,42 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (16/4/2018) berakhir menguat sebesar 16,42 poin atau 0,26% ke level 6.286,75. Awal perdagangan, indeks dibuka naik 9,31 poin atau 0,15% ke level 6.279,63. Senin ini, IHSG diperdagangkan di level 6.262,24-6.305,03.

Kenaikan indeks ditopang oleh sentimen positif dalam negeri, yaitu Neraca Perdagangan pada Maret 2018 yang surplus USD1,09 miliar. Hal ini ditambah dengan ekspor Indonesia pada Maret 2018 yang tembus USD15,58 miliar atau naik 10,24%. Hal ini menunjukkan ekonomi yang semakin baik.

Sementara itu, sektor saham terpantau variatif dengan saham konsumer naik 0,97%, disusul kenaikan sektor aneka industri 0,91%. Dan dari 510 saham, 187 menguat, 128 stabil, dan 195 tertekan.

Nilai transaksi saham mencapai Rp4,94 triliun dari 6,67 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp546,32 miliar, dengan aksi jual asing Rp1,81 triliun dan aksi beli asing Rp1,26 triliun.

Saham-saham yang menguat antara lain CITA melonjak 17,07%, TBMS tambah 8,13%, dan KONI naik 6,57%. Berbanding dengan saham yang merugi antara lain DSSA tekor 20,0%, IBST berkurang 19,03%, dan HELI melemah 10,81%.

Sementara itu pasar Asia ditutup bervariasi, karena investor mencerna soal masih adanya perang dagang antara AS dengan China. Kendati Presiden China Xi Jinping memberi sinyal untuk "mundur" dari perang dagang dengan membuka ekonomi negaranya, namun tidak demikian dengan Presiden AS Donald Trump. Wall Street Journal melaporkan Trump mengancam akan memblokir investasi perusahaan teknologi China di AS.

Kabar ini membuat bursa regional Asia variatif. Melansir CNBC, Senin (16/4/2018), indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,26% atau 56,79 poin menjadi 21.835,53. Dan indeks Topix bertambah 0,4%. Sektor saham farmasi dan utilitas berkontribusi besar terhadap perolehan bursa Jepang hari ini.

Di Korea Selatan, patokan Kospi ditutup lebih tinggi 0,1% menjadi 2.457,49 berkat kenaikan saham teknologi, terutama saham Samsung Electronics yang naik 1,08%. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,21% menjadi 5.841,30, berkat kenaikan saham-saham energi.

Pasar China berakhir terpukul, dengan Hang Seng Hong Kong turun 1,75%, karena jatuhnya saham keuangan dan teknologi. Penurunan ini juga disebabkan melemahnya dolar Hong Kong terhadap dolar AS. Shanghai kehilangan 1,53% menjadi 3.110,75 dan Shenzhen turun 0,52% menjadi 1.824,77.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
31 menit yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
47 menit yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
56 menit yang lalu
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
1 jam yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
2 jam yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
2 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved