Demi Stabilkan Rupiah, BI Percepat Rilis Komodo Bond

Jum'at, 20 April 2018 - 20:50 WIB
Demi Stabilkan Rupiah,...
Demi Stabilkan Rupiah, BI Percepat Rilis Komodo Bond
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) segera mempercepat merilis komodo bond. Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan regulasi dan instrumen pembiayaan ini sudah selesai dibuat.

"Pasti akan kami keluarkam dalam waktu segera. Itu merupakan salah satu instrumen pembiayaan infrastruktur yang dikeluarkan oleh banyak korporasi, salah satunya adalah BUMN," ujar Dody di Gedung BI, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Dia mengatakan komodo bond ini akan menjadi sumber keuangam yang menguntungkan. Agar stabilitas keuangan tetap stabil dengan merilis komodo bond.

"Komodo bond ini dibuat dengan kehati-hatian. Prudential measures yang sama diterapkan pada utang luar negeri rupiah. ULN valas ini adalah kepada komodo bond untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiahnya," katanya.

Komodo Bond merupakan sebutan untuk surat utang atau obligasi rupiah terbitan institusi Indonesia yang dijual dan dicatakan di luar negeri (global IDR bond). Sebelumnya, lazimnya, korporasi dan pemerintah menjual obligasi dalam denominasi dolar AS di luar negeri (global USD bond).

Meskipun diterbitkan dalam denominasi rupiah, investor tetap akan menerima bunga dan pelunasan saat jatuh tempo dalam mata uang dolar AS (USD settlement) sesuai kurs rupiah-dolar saat pembayaran.

Komodo Bond berpotensi menjadi andalan baru pemerintah dan korporasi dalam negeri untuk menggali dana pembiayaan proyek-proyek infrastruktur.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
29 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
49 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved