Satu Tahun Sebulan Jabat Dirut Pertamina, Elia Dinilai Layak Dicopot

Jum'at, 20 April 2018 - 21:49 WIB
Satu Tahun Sebulan Jabat...
Satu Tahun Sebulan Jabat Dirut Pertamina, Elia Dinilai Layak Dicopot
A A A
JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memutuskan mencopot jabatan Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina. Pasalnya jabatan yang diemban Elia Massa tergolong singkat yakni hanya satu tahun lebih sebulan menjadi nahkoda Pertamina menggantikan dirut sebelumnya Dwi Soetjipto.

(Baca Juga: BUMN Ungkap Alasan Copot Dirut Pertamina dan Empat Direksi )

Pencopotan Elia pun menuai banyak reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya dari anggota DPR Komisi VII Eni Maulani Saragih. Menurutnya pencopotan Elia Massa sebagai dirut Pertamina sudah tepat.

Lebih lanjut Ia menerangkan, alasannya karena dalam kurun waktu satu tahun belum menunjukkan prestasi gemilang. Padahal, Elia digadang-gadang dapat membawa Pertamina menjadi lebih baik tetapi justru menuai banyak masalah. Salah satunya kejadian patahnya pipa minyak di Teluk Balikpapan.

“Kesan awalnya kejadian itu ditutup-tutupi sebelum akhirnya ramai diberitakan. Pertamina disini juga tidak sensitif menangani masalah pencemaran minyak, padahal sekelas Pertamina seharusnya punya standar memadai pembangunan pipa sehingga terhindar dari bencana,” kata dia saat dihubungi KORANSINDO, Jumat (20/4/2018).

Selain itu, Eni menurutkan proyek besar seperti pembangunan kilang juga tidak jalan. Padahal pembangunan kilang merupakan salah satu program nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang harus dijalankan oleh perusahaan pelat merah tersebut. “Masih banyak proyek besar yang jalan di tempat. Saya melihat memang belum menunjukkan prestasi,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi yang menurutnya Elia pantas diganti menjadi dirut Pertamina karena tidak patuh menjalankan BBM penugasan. Terang dia, selain mengeluh, Elia cenderung membangkang menjalankan BBM penugasan sehingga terjadi kelangkaan BBM dan menyebabkan kenaikan harga Pertalite.

“Itu berpotensi menimbulkan keresahan dan kegaduhan serta memicu inflasi,” kata dia. Tak hanya itu, Ia menambahkan Elia juga seolah cuci tangan terhadap tragedi kebocoran pipa di Teluk Balikpapan. “Seharusnya Elia dengan jantan mengundurkan diri sebelum di copot,” tutup Fahmy.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved