Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar Tidak Buang Waktu

Senin, 30 April 2018 - 14:54 WIB
Jokowi Ingatkan Kepala...
Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar Tidak Buang Waktu
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kepala daerah untuk tidak membuang-buang waktu, di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini. Adapun yang dimaksud Jokowi adalah membuang waktu dengan cara kerja yang bertele-tele serta rantai birokrasi dan perizinan yang terlalu panjang.

Dia mengaku, saat ini masih menemukan cara kerja birokrat pemerintah baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten hingga kota yang berbelit-belit dan memperpanjang rantai birokrasi. Menurutnya, hal tersebut sudah waktunya untuk ditinggalkan.

"Masih banyak baik di pusat, provinsi, kabupaten, kota yang saya sampaikan masih banyak kejadiannya. Kalau mindset kita masih seperti itu, ya sudah, akan sulit maju kita," katanya dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

(Baca Juga: Susun Rencana Kerja Tahun Depan, Jokowi Buka Musrenbangnas)

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, saat ini revolusi industri 4.0 sudah di depan mata. Revolusi tersebut menuntut Indonesia untuk melek terhadap teknologi robotisasi. Bahkan saat ini, Singapura telah memiliki teknologi robot pembersih karpet yang bisa bergerak otomatis tanpa bantuan manusia.

"Ada juga sebuah mesin yang bisa mencetak rumah tinggal dalam waktu 24 jam dengan biaya konstruksi sepertiga dari yang konvensional. Dunia sudah berubah seperti ini masa kita masih bertele-tele," imbuh dia.

Menurutnya, jika Indonesia tidak bergerak cepat maka akan ditinggal oleh negara-negara lainnya. Sebab, globalisasi sudah tidak terbentung lagi, dan saat ini bukan lagi zamannya yang besar mengalahkan yang kecil, melainkan yang cepat akan mengalahkan yang lambat.

"Ini perlu saya ingatkan, karena kita harus tau semuanya bahwa ekspor kita, investasi kita itu sudah kalah dengan negara tetangga kita. Kita negara besar, kita sudah kalah dengan Malaysia, Thailand, dan Vietnam karena mereka lari cepat. Ini hati-hati. Perlu saya ingatkan, bisa saja kita kalah dengan Laos dan Kamboja kalau kita terus terjebak pada rutinitas dan tidak berani melakukan lompatan," tegas Jokowi.

Oleh sebab itu, tambah mantan Walikota Solo ini, invesasi khususnya yang berorientasi ekspor harus dibuka lebar. Pemerintah baik di pusat dan daerah dilarang untuk menghambat investasi dengan menciptakan rantai birokrasi yang panjang.

"Orientasi kita jangan orientasi prosedur. Prosedur memang sudah harus, tapi orientasi kita adalah hasil. Kita erlalu sibuk berurusan dengan hal sepele dan tidak berguna, dan tidak cepat menanggapi perkembangan teknologi, inovasi dan ruang pasar yang semakin sulit," tandas Presiden.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buka Musrenbangnas 2024,...
Buka Musrenbangnas 2024, Jokowi: Penyambung Agenda Pemerintah Pusat hingga Daerah
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
28 menit yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
43 menit yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
1 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
1 jam yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
2 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
2 jam yang lalu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved